Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tags: daily reading, www.sentuhanhati.com
24 Mei 2009, Minggu
Menyebarkan kabar burung tentang orang lain. Mengekspos kekurangan orang. Perilaku semacam ini perbuatan dosa. Dan menentang Tuhan dengan cara melukai orang lain. Sebelum orang percaya yang suka bergosip ini mengakui dosanya, ia tidak akan pernah bertumbuh menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki.
Pengakuan menjadi langkah pertama dalam mengatasi omongan yang bersifat dosa. Hal ini harus disertai dengan pertobatan, janji untuk memalingkan diri ketika diperhadapkan dengan kesempatan untuk membicarakan tentang orang lain. Ayat yang bermanfaat untuk mengubah kebiasaan bergosip menjadi berdoa setiap hari adalah Mazmur 141:3: “Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku.”
Kedua, waspadalah terhadap setiap godaan. Orang percaya memiliki tanggung jawab untuk memisahkan diri mereka dari gosip, supaya pikiran dan perkataannya berkenan kepada Tuhan. Bergaul dengan orang yang menyebarkan gosip, membuat diri tergoda untuk berpartisipasi, bahkan orang percaya sekalipun. Dalam situasi dimana gosip sedang diperbincangkan, tindakan terbaik ialah menolak perbincangan itu dan kemudian pergi.
Akhirnya, daripada membicarakan tentang seseorang, lebih bijak bila kita berdoa untuk orang itu. Memiliki kebiasaan ini akan menolong kita melatih pikiran kita untuk menggantikan perilaku dosa dengan cara-cara yang dikenan Allah. Alkitab mengajarkan kita untuk menguatkan dan menghibur satu sama lain, dan doa adalah cara yang baik untuk menaati perintah itu (1 Tesalonika 4:18; 5:11)
Orang Kristen yang bergosip mencemarkan nama Tuhan, dan namanya sendiri. Daripada mengucapkan kata-kata yang menjelekkan dan merugikan orang lain, pilihlah untuk mengatakan yang baik tentang setiap orang. Dengan melakukannya, Anda akan membawa kemuliaan kepada Tuhan.
| Efesus 4:29-32 | |
| 4:29 | Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. |
| 4:30 | Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. |
| 4:31 | Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. |
| 4:32 | Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. |
Leave a Comment so far
Leave a comment