Da Words of My Jesus


03.08.2009 | Christine’s Dew – Ayub 23:10
August 4, 2009, 3:38 am
Filed under: Christine's Dew, Moment of Peace | Tags: ,

Pesan dari Christine bagi kita semua;

“Tantangan hidup bukan untuk melumpuhkan Anda, tapi untuk menaikkan level kehidupan Anda.”

Ayub 23:10
23:10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

Mari kita perhatikan ayat ini di dalam versi NKJV (New King James Version)

Job 23:10 (New King James Version)

10 But He knows the way that I take;
When He has tested me, I shall come forth as gold.

Terjemahan bebasnya demikian:
“Akan tetapi Ia mengetahui segala jalan yang aku tempuh; Ketika Dia telah menguji aku, aku akan maju sebagai emas.”

Inilah yang rekan saya Christine hendak berbagi dengan kita semua, bahwa bersyukurlah kita yang sedang menghadapi ujian dan pergumulan. Memang pergumulan-pergumulan ini tidaklah mudah untuk dilalui. Karena dibutuhkan perjuangan terus menerus supaya kita tidak terjatuh dan tenggelam di dalam pergumulan itu.

Karena di dalam situasi yang menekan, kita perlu untuk terus berpegang pada tangan-Nya yang selalu siap menopang kita anak-anak-Nya dan jangan lupa untuk mempercayakan pergumulan kita ke dalam tangan Tuhan.

Kenapa kita harus mempercayakan hidup dan pergumulan kita ke dalam tangan-Nya?
Karena dengan jelas pada bagian awal dari Ayub 23:10 dituliskan “Karena Ia tahu jalan hidupku”, Ia yaitu Bapa di Surga, Ia adalah Allah yang sudah mengetahui terlebih dahulu atas setiap jalan yang akan kita tempuh. Jadi, apabila saat ini kita sebagai manusia yang tidak tahu apa yang akan terjadi dalam tempo mendatang; padahal kita tahu bahwa Bapa di Surga sudah tahu terlebih dahulu atas semua yang akan kita lalui, mengapakah kita masih berusaha menyelesaikan masalah yang kita hadapi dengan cara kita sendiri?

Kemudian ayat ini dilanjutkan dengan “When He has tested me”, yang artinya “ketika Tuhan telah menguji aku”. Makna dari bagian ini adalah bahwa semua ujian ini terjadi di dalam waktu Tuhan, di dalam rancangan-Nya atas kita umat kepunyaan-Nya. Karena tidak ada satupun yang terjadi dalam hidup kita, baik yang enak dan yang tidak enak terjadi secara kebetulan. Semuanya telah direncanakan dan hasil akhirnya tergantung kita menyikapinya, apakah kita akan tetap setia di bawah tekanan ujian dan mendapatkan pertolongan ilahi? atau kita akan melarikan diri dari hadirat Tuhan dan mencari pertolongan dari penolong-penolong yang lain yang berujung membuat kita harus membayar dengan mahal atas pertolongan yang kita terima?

Lalu, mengapakah ujian ini harus terjadi atas setiap diri kita?
Supaya — dilanjutkan dalam ayat Ayub 23:10 ini — “aku akan timbul seperti emas”. Untuk dapat menjadi emas yang mulia, emas harus melalui proses pemurnian. Oleh karena itu, percayalah bahwa setiap pergumulan dalam hidup kita tujuannya adalah untuk membentuk kita, untuk mengubah kita; agar kita dapat berkesempatan menjadi emas yang mulia. Menjadi pribadi-pribadi yang memuliakan nama Tuhan, dimanapun kita berada, dengan siapapun kita bersama – baik di keluarga, pekerjaan, tempat studi, bisa dimana saja dan dengan siapa saja – setiap saat kita menjadi emas yang memuliakan nama Yesus.

Dan jika kita baca Ayub 42, dapat kita saksikan bahwa kehidupan Ayub menjadi dua kali lipat lebih baik dari kehidupan ia sebelumnya. Hidup Ayub menjadi lebih baik setelah ia lulus ujian yang diijinkan Allah terjadi atasnya, karena Ayub berhasil bertahan di bawah tekanan dan oleh karena Ayub bertahan dan terus untuk setia, maka Ayub dipermuliakan oleh Tuhan di hadapan orang-orang yang pernah dekat dengannya dan di seluruh negeri tempat Ayub berada.  (Ayub 42:10-15)

Jika saat ini kita sedang berada di bawah tekanan, sekarang adalah saat yang tepat untuk percaya dan menyerahkan segalanya kepada Tuhan. Peganglah janji-Nya bahwa Ia adalah Allah yang hanya memberikan yang terbaik kepada anak-anakNya dan nantikanlah dengan setia tangan Tuhan berkerja dengan cara yang tidak pernah terbayangkan oleh kita. Perlu dicatat, setiap tantangan yang berhasil dilalui bersama Tuhan akan mendatangkan tantangan yang menjadi semakin berat, akan tetapi di saat semakin berat itulah karya Tuhan semakin ajaib bagi kita.

Tuhan memberkati kita semua

RF



Saling Mengasihi | Yohanes 13:34-35
August 4, 2009, 1:03 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tags: ,

04 Agustus 2009, Selasa

Saya mendengar kisah-kisah sedih dari orang-orang Kristen yang merasa bahwa pilihan-pilihan mereka yang berdosa, telah membuat gereja meninggalkan mereka. Menurut Alkitab, keadaan seperti ini justru harus ditangani dengan kasih, bukan dengan gosip dan kritik (I Tesalonika 5:14). Komitmen gereja untuk menaati Allah seharusnya tampak pada sikapnya yang seperti Kristus. Sayangnya, kita kadang menjauhi orang, yang Yesus mau kita kasihi sungguh-sungguh: sesama orang percaya.

I Petrus 4:8 mengatakan, “kasih menutupi banyak sekali dosa.” Dan ada banyak contoh di Alkitab tentang orang yang sungguh-sungguh menerima orang lain: sang bapa menyambut anaknya yang hilang dengan pelukan, bukan dengan kata-kata pedas yang pantas diterima si anak (Lukas 15:20); perempuan berzinah itu mungkin sudah mati di kaki Yesus, jika saja Yesus mengutuki dan bukan mengampuninya (Yohanes 8:1); Anda dan saya akan masuk neraka jika Tuhan tidak berkarya di kayu salib. Yesus mengasihi kita dengan segala kegagalan dan kesalahan kita; dan Dia mau kita pun berbuat demikian.

Anak Allah yang hidup di dalam hati kita bisa mengubah cara pandang kita. Anda bisa menyebutnya ‘kacamata berwarna-Kristus’ – yang membuat kita memandang dunia dan orang-orang di dalamnya seperti cara pandang Yesus. Fokus kita tidak lagi terpancang pada kebiasaan buruk orang lain. Kini kita bisa memandang mereka sebagai saudara-saudara yang memerlukan kasih, penebusan dan pemulihan.

Daripada menyisihkan orang percaya yang terjerat dosa, lebih baik kita mengajak mereka kembali ke dalam kehidupan gereja. Berbicaralah tentang dosa mereka jika Roh Kudus memimpin Anda, dan terutama, doakanlah. Kita bisa memenangkan kembali saudara yang jatuh dengan kasih Kristus.

-Sentuhan Hati-

Yohanes 13:34-35
13:34 Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.
13:35 Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.