Da Words of My Jesus


05.08.2009 | Christine’s Dew – Mazmur 119:105
August 5, 2009, 9:55 am
Filed under: Christine's Dew, Moment of Peace | Tags: ,

Pesan dari Christine, rekan pelayanan saya bagi kita semua hari ini;

“Banyak orang tersesat dalam kehidupannya, sementara mereka memegang kompas.
Firman Tuhan adalah kompas yang akan menunjukkan arah kehidupan Anda”

Mazmur 119:105
119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Selamat pagi, teman-teman sekalian.

Hari ini kita menerima satu ayat yang sudah biasa terdengar bagi telinga kita. Apalagi bagi yang sudah menjadi orang Kristen tahunan lamanya. Kita tahu bahwa Firman Tuhan adalah penerang jalan bagi kehidupan kita, kita tahu dan sadar tanpa firman hidup kita menjadi gelap dan mudah tersesat, lalu akhirnya terperangkap dalam dosa.

Inilah yang hendak rekan saya Christine ingatkan kepada kita semua, banyak orang Kristen tersesat di jalan kehidupannya — padahal mereka sudah memegang firman itu, padahal mereka sudah rajin beribadah, mereka ikut persekutuan doa, kelas pendalaman Alkitab. Akan tetapi mengapa hidup keseharian mereka masih berlumurkan dosa?

Marilah mulai hari ini kita teliti lagi motivasi kita melakukan itu semua. Jangan lagi kita datang karena kita sudah biasa datang ibadah. Jangan lagi kita datang bersekutu karena perasaan ga enak dengan salah satu anggota persekutuan. Jangan lagi datang dengan alasan lain selain mencari kebenaran Firman Tuhan itu.

Dan jika alasan dan motivasi kita untuk bersekutu sudah tepat, akan tetapi jalan keluar itu belum terlihat. Sekarang adalah saatnya teman-teman sekalian memeriksa hamba Tuhan yang menyampaikan Firman di tempat kita semua beribadah. Jika Firman itu tidak mampu untuk bertahan dalam hati dan pikiran Anda hingga Firman itu mampu membuat Anda membicarakan Firman itu dengan orang-orang yang dekat dengan Anda; Jika Firman itu tidak mampu menegur Anda dan membuat Anda bertumbuh dalam iman kepada Yesus; Jika Firman yang ditabur tidak mampu menguatkan dan memberikan jawaban bagi teman-teman sekalian; Jika Firman itu tidak mampu membuat hati anda terbakar saat mendengarkannya dan jika tidak pernah terjadi mujizat pernyataan kuasa Tuhan di tempat teman-teman beribadah — Saran saya, sebaiknya cari gereja lain untuk beribadah sekarang juga.

Karena Firman yang sejati, pasti akan diikuti oleh pernyataan kuasa Tuhan dan tidak berhenti sampai pada hamba Tuhan saja untuk menyatakan mujizat; jemaatpun juga akan menerima kuasa Roh karena mendengarkan Firman yang benar, yang ditabur melalui hamba Tuhan yang hidupnya dekat dengan Allah.

Saya pribadi mengalaminya, mujizat demi mujizat saya saksikan – pertolongan Tuhan saya rasakan hari demi hari dan saya bukanlah seorang hamba Tuhan. Saya hanyalah seorang jemaat, akan tetapi karena saya menerima Firman yang benar melalui hamba Tuhan yang sudah teruji dan Firman itu saya pegang sebagai dasar pedoman dan rambu bagi kehidupan saya, maka saya juga diberikan kuasa Roh itu sesuai dengan kebutuhan kondisi saat itu. Entah itu mendoakan yang sakit, mendoakan yang kerasukan, diberikan kemampuan untuk bersaksi dan mengabarkan injil, bentuknya bisa bermacam-macam tergantung Tuhan mau memberikan yang mana.

Intinya yang terpenting adalah Firman itu memberikan saya pengharapan untuk menghadapi hari esok, Firman itu menuntun saya seperti sebuah kompas melalui hari-hari saya, dan Firman itu akan terus menuntun bagi orang-orang yang terus mencari kebenaran-Nya sampai Tuhan datang menjemput gereja-Nya.

Tuhan memberkati kita semua

RF



Membuka Kedok Guru-guru Palsu | Matius 7:15-20
August 5, 2009, 8:44 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tags: ,

05 Agustus 2009, Rabu

Penulis Perjanjian Baru mengingatkan tentang pengajaran palsu yang kedengarannya baik, tetapi sebenarnya menentang kebenaran. (II Timotius 4:3; I Yohanes 4:1). Orang percaya masa kini harus tetap memperhatikan peringatan ini! Pemimpin palsu bisa membelokkan kebenaran dengan halus dan sangat meyakinkan, sehingga orang Kristen yang belum dewasa bisa termakan oleh kebohongannya. Itulah sebabnya Alkitab memerintahkan kita untuk menguji pengajaran siapa pun yang hendak memimpin kita (Matius 7:20).

Guru palsu itu penipu. Ayat 15 dari bacaan kita hari ini menggambarkannya seperti serigala berbulu domba. Ia muncul di hadapan orang-orang yang ingin mengenal ‘kebenaran sejati’ tentang Allah, dengan tafsiran Alkitab yang berisi kebohongan sejati, atau campuran antara yang benar dan salah. Orang percaya bijak yang mempelajari Firman Allah, bisa mendeteksi ‘bulu domba’ yang mulai mengelupas. Makin lama serigala itu akan makin tampak, dari kehidupan pribadinya yang tidak sesuai dengan kebenaran (Matius 7:16). Pengamatan saksama terhadap berbagai keputusan, tindakan dan perkataannya akan menyingkapkan, bahwa ia tidak taat pada kehendak Tuhan atau prinsip-prinsip Alkitab.

Kehidupan dan ajaran guru palsu itu mementingkan diri sendiri. Ide-idenya yang hebat memikat keinginan daging pendengarnya. Sesungguhnya, ia sering menghalalkan tindakan-tindakan yang dilarang Alkitab. Beberapa guru palsu menggambarkan kasih karunia Allah sebagai izin untuk hidup tanpa pengendalian diri (Yudas 1:4). Paulus jelas mencela kebohongan ini; ia justru mengajar orang percaya agar mati bagi dosa dan tidak hidup di dalamnya (Roma 6:2).

Tubuh Kristus diharapkan memakai Alkitab sebagai pedoman untuk menguji perkataan dan gaya hidup para pemimpin. Jika kita mencari kebenaran ilahi, kita akan diberi kepekaan untuk mengenali pengajaran yang kudus dari pengajar yang tidak sesat.

-Sentuhan Hati-

Matius 7:15-20
7:15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
7:17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
7:18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
7:19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.



Follow

Get every new post delivered to your Inbox.