Da Words of My Jesus


Cara Allah Memberi | II Korintus 9:6-8
December 14, 2009, 1:07 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tags: ,

14 Desember 2009, Senin

Bapa surgawi kita tahu berapa pemasukan kita, dan bagaimana kita harus mengelolanya. Dia mau kita menunjukkan sikap hati tertentu dalam memberi. Sikap ini meliputi iman, belas kasihan dan murah hati.

Kita perlu iman untuk memberi, sementara kebutuhan-kebutuhan kita sendiri belum tercukupi. Orang Makedonia di Filipi sedang dalam keadaan yang sangat miskin, tetapi mereka tetap ingin memberi. Tindakan mereka menunjukkan iman mereka yang besar akan pemeliharaan Allah.

Belas kasihan juga penting. Sikap hati seperti ini peduli pada orang lain, dan ingin memberkati. Jemaat di Filipi mengetahui keadaan Paulus dan ingin sekali membantu (Filipi 4:16). Tuhan senang jika kita saling mengasihi dan saling berbagi dari apa yang kita miliki.

Orang percaya Makedonia juga murah hati. Meskipun mereka sendiri sangat berkekurangan, mereka tetap menuntut hak mereka untuk ikut berpartisipasi dalam pengumpulan dana bagi jemaat Yerusalem.

Renungkanlah betapa besarnya berkat yang kita peroleh dari kemurahan hati Bapa surgawi. Dia mengaruniakan Anak-Nya, Yesus, untuk menebus dosa kita dan mati menggantikan kita. Dia mengadopsi kita ke dalam keluarga-Nya, menjadikan kita ahli waris-Nya bersama Kristus, dan menyediakan rumah kekal kita di surga. Di dalam kehidupan sekarang ini, Roh Kudus-Nya memberikan semua yang kita butuhkan untuk hidup dan kesalehan (II Petrus 1:3). Sementara kita melakukan berbagai persiapan Natal, marilah kita bermurah hati kepada orang lain, sebagaimana Allah sudah bermurah hati kepada kita.

Jika kita meneliti prinsip-prinsip Alkitab tentang pengelolaan uang, Roh Kudus Allah akan menolong kita mempraktikkannya. Ketaatan pada Firman Tuhan akan mendatangkan berkat rohani (Lukas 6:38).

-Sentuhan Hati-

2 Korintus 9:6-8
9:6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.
9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.


2009.12.13 – Jangan Kuatir (Don’t Worry)
December 14, 2009, 12:09 am
Filed under: My J Journal | Tags: ,

Hari ini saya menemukan sebuah kalimat yang sangat ngena buat diri saya pribadi.
Kalimat tersebut saya dapatkan di sela-sela kegiatan saya sebagai guru sekolah minggu, mendengarkan rekan saya sedang membawakan firman bagi adik-adik di kelas sekolah minggu dengan inti topik untuk “Jangan Kuatir

Sungguh, jikalau direnungkan kitapun yang sudah berumur masih sering berbuat demikian. Pada kesempatan ini, perkenankan saya sharing kalimat yang rekan saya sampaikan

“Jangan berkata kepada Tuhan berapa besar masalahmu, akan tetapi katakan pada masalahmu betapa besar Tuhan kita”

Sebagian besar dari kita yang sudah menjadi pelayan di gereja pun masih terkadang terfokus pada masalah yang menimpa, ketimbang kuasa Tuhan yang mampu mengatasi semua masalah tersebut. Padahal kita kenal, bahwa Tuhan kita bukanlah Tuhan yang gemar turut campur jikalau kita tidak meminta diri-Nya untuk terlibat dalam pergumulan kita. Bukan Tuhan tidak tahu, atau Tuhan tidak perduli, tapi Tuhan hendak mengajar kepada kita (melalui permasalahan kita) agar untuk sepenuhnya bersandar kepada-Nya.

Masalah memang sudah ada di bumi ini, jangan pernah berpikir pencobaan dan pergumulan ini datang dari Tuhan. Pencobaan datang dari hawa nafsu kita sendiri dan si iblis sangat tau cara “membakar” hawa nafsu kita hingga menjadi dosa.

Akan tetapi, jika kita libatkan Tuhan dalam pergumulan kita – percayalah dan imanilah bahwa semua itu akan menjadi indah

Tuhan memberkati kita semua

RF

Mazmur 103:15-18
103:15 Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga;
103:16 apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi.
103:17 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu,
103:18 bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya.

————————————————-

English Version

Today I heard a sentence which personally, really hit me.
I discover this sentence during my activity as a Sunday school teacher, when I heard my fellow teacher preaching to the children of the class. This week topic is “Don’t Worry

When I take the time to think deeply about the sentence I heard; I realized that even us adults are still doing the same thing. Now, let me take the opportunity to share with you what I heard from my fellow teacher

“Don’t say to God how big your problems are, but say to your problems that you have a Great God.”

I believe most of us are already doing some ministry work at our own church, but the thing is even thou we already serve a ministry (or maybe more) – seldom we still focus ourselves to the difficulties of the problem we are encountering at the moment, rather than to focus our mind to the how mighty our God is; the same Almighty Lord power who can overcome anything. On the other hand, we knew that our God is not a God who love to interfere with our problems if we don’t come to Him and ask for His power to overcome it. It doesn’t mean that our God is a God that don’t know our problems, or He is a God who don’t care about us, but God wishes to teach us (through our problems), so that we rely ourselves, our thoughts, our lives, completely, only to Him alone.

Actually problems are already exist on earth, and never let ourselves to think that problems and temptations are from God. Because temptations comes from ourselves, our carnal desires and the devil just know how to “flame” our carnal desires, making us fall into sin. 

However, if we ask God to get involve with our struggle – believe it and have faith in it, He will make all our hardship into something good and beautiful.

God bless us all

RF

Psalm 103:15-18 (New International Version)

 15 As for man, his days are like grass,
       he flourishes like a flower of the field; 

16 the wind blows over it and it is gone,
       and its place remembers it no more. 

17 But from everlasting to everlasting
       the LORD’s love is with those who fear him,
       and his righteousness with their children’s children- 

18 with those who keep his covenant
       and remember to obey his precepts.




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.