Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tags: daily reading, www.sentuhanhati.com
17 Desember 2009, Kamis
Dalam segala upayanya mengabarkan injil, Rasul Paulus sudah mengalami penderitaan, perlakuan tidak adil dan kerugian (II Korintus 11:24-27). Tetapi semua itu tidak membuatnya berhenti mengucap syukur kepada Allah dalam segala situasi (I Tesalonika 5:18).
Di Roma 8, Paulus memberi kita alasan yang kuat untuk tetap semangat di tengah masa sukar. Kita memiliki janji tentang …
Pengantara ilahi. Di saat kita lemah, dan tidak tahu apa yang harus kita lakukan, Roh Kudus berseru kepada Bapa untuk kita. Penolong yang tinggal di dalam kita terus setia menopang kita, dan doa-doa-Nya selalu sesuai dengan kehendak Allah. Juru Selamat kita juga menjadi Pengantara kita (Ibrani 7:25). Kita tak pernah dibiarkan sendiri atau dilupakan.
Intervensi ilahi. Roh bertindak sebagai gembala supernatural yang menjaga dan memimpin kita di jalan yang harus kita lalui. Dia selalu bekerja seturut rencana Allah untuk mengubah kita menjadi seperti Yesus. Karya-Nya pertama-tama terarah ke dalam diri kita, agar kita memiliki karakter Yesus. Setelah kita memiliki pola-pola hidup baru, Dia akan mengajar kita untuk menghadapi orang lain dan berbagai krisis, dengan cara yang memuliakan Allah dan mendatangkan kebaikan bagi kita. Belajar menghadapi pencobaan dengan hati yang damai dan pikiran yang tenang, sungguh hal yang tidak ternilai.
Apakah situasi Anda tampak terlalu berat untuk diatasi? Ingatlah: sebagai orang percaya, kita hidup di bawah payung pemeliharaan Allah yang selalu terjaga, bagaimana pun keadaan hidup kita. Yesus terus mendoakan kita, dan Roh Kudus bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Inilah alasan sempurna untuk bersyukur.
| Roma 8:26-27 | |
| 8:26 | Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. |
| 8:27 | Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. |
Leave a Comment so far
Leave a comment