Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tags: daily reading, www.sentuhanhati.com
03 Desember 2011, Sabtu
Roh Allah bekerja di dalam diri setiap orang percaya. Dia tidak terbatas seperti para pendeta atau penginjil. Jika Anda sudah menerima Yesus Kristus sebagai Juru Selamat pribadi, di dalam diri Anda berdiam kuasa yang sama dengan yang telah membangkitkan Kristus dari kematian (Roma 8:11). Roh Kudus mencurahkan kuasa-Nya untuk menbangun karakter ilahi di dalam diri semua pengikut Tuhan.
Buah Roh disebut demikian karena karakter dan perilaku itu dihasilkan Roh Kudus di dalam diri orang percaya. Kualitas-kualitas ini tidak dapat kita hasilkan secara konsisten dengan kekuatan kita sendiri. Pesan paling berdampak yang dapat kita sampaikan bukanlah kesaksian atau khotbah, melainkan hidup yang kita jalani ketika tekanan datang, cobaan menekan, atau longsor persoalan menimbun kita.
Yang paling perlu dilihat dunia pada zaman modern ini adalah keluarga-keluarga ilahi yang saling mengasihi, pebisnis yang bekerja dengan integritas dan kesederhanaan, pemuda-pemudi yang memilih kesucian moral. Dengan kata lain, dunia perlu melihat orang-orang percaya yang taat.
Dengan menunjukkan damai sejahtera dan bukan kecemasan, atau kesabaran dan bukan kata-kata kasar, orang percaya menjadi kesaksian yang indah bagi injil. Kita menarik orang tak percaya kepada Kristus melalui perkataan dan perbuatan kita. Mereka bisa jadi menolak suatu ajaran, tetapi mereka tidak dapat mengabaikan cara hidup yang benar.
Berita Injil terhebat tidak datang dari mimbar. Kesaksian bagi Yesus Kristus yang paling berdampak di tempat kerja, di lingkungan tempat tinggal dan tempat santai Anda adalah Anda. Tunduklah pada pekerjaan Roh Kusus, maka Dia akan menghasilkan tuaian buah rohani yang besar dalam kehidupan Anda.
-Sentuhan Hati-
| Kisah Para Rasul 1:8 | |
| 1:8 | Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” |
Leave a Comment so far
Leave a comment