Da Words of My Jesus


The Berean | Roma 8:7 (Romans 8:7)
Maret 4, 2009, 11:16 am
Filed under: Moment of Peace, The Bereans | Tag: ,
Roma 8:7
8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

Inti dari kehidupan kita adalah pemerintahan. Masalah utamanya adalah siapa yang kita biarkan untuk memerintah kita. Kita mampu memimpin diri kita sendiri dalam memutuskan untuk melanggar perintah Tuhan seperti membunuh, melakukan perzinahan, mencuri ataupun berbohong — atau kita dapat memilih untuk ikut Tuhan yang berkata “Tidak” kepada semua jenis dosa yang baru saja disebutkan. Keputusan untuk melalukan yang bermoral sudah diputuskan terlebih dahulu oleh Tuhan. Dan putusan yang sekarang ada di tangan kita adalah apakah kita akan menuruti yang sudah Tuhan firmankan untuk kita perbuat.

Ketika dihadapkan masalah untuk memilih melanggar hari Sabat dengan berkerja atau turut firman dengan menolak untuk berkerja pada hari Sabat – Apa yang akan kita lakukan?

Apa yang akan kita lakukan ketika kita terikat dalam masalah keuangan dah hutang? Haruskah kita menuruti Tuhan dan membayar perpuluhan terlebih dahulu? Dalam keadaan keuangan yang ketat, setelah memberikan perpuluhan, dapatkah kita mempercayai Tuhan akan menyediakan kebutuhan keuangan kita?

Di saat kita menginginkan untuk menutupi diri kita sendiri dengan kesombongan, kebohongan atau sebaliknya berkata jujur? Apakah yang akan kita lakukan?

Ketika kita dirayu secara seksual, apa yang akan kita lakukan? Melarikan diri dari rayuan atau melakukan perzinahan?

Di setiap situasi dan kondisi yang mengharuskan kita tunduk dan memuliakan Tuhan, apa yang akan kita lakukan?

Dapatkah kita berharap kepada Tuhan untuk memberkati kita, ketika kita memilih untuk mengambil alih kemudi dan pola pikir atas diri kita sendiri? Saat kita mengambil alih kemudi atas hidup kita, saat itulah tanpa sadar kita memperkenalkan penyembahan berhala ke dalam hubungan yang campur aduk dengan Tuhan. Di saat kita sudah tidak mengindahkan pilihan-pilihan dalam hidup kita dan memilih untuk mengambil alih kendali hidup kita, di saat itulah konsekuensi dari dosa kita menjadi lebih serius dan kita menjadi berhala itu sendiri, karena diri kitalah yang kita sembah dan layani

John W. Ritenbaugh

http://www.theberean.org

*diterjemahkan dari bahasa Inggris


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: