Da Words of My Jesus


Mengalami Kedamaian Batin | Lukas 8:22-25
Maret 5, 2009, 11:30 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

05 Maret 2009 / Kamis

Yesus sudah berjanji memberikan damai-Nya kepada kita (Yohanes 14:27), damai yang membuat-Nya bisa tetap tidur nyenyak di tengah badai mengamuk. Tanpa damai semacam itu, kita akan seperti murid-murid yang merasa putus asa dan ketakutan. Dengan damai itu, kita akan mengalami ketenangan batin di tengah berbagai kekacauan hidup. Untuk memperoleh damai Allah itu, kita harus memenuhi persyaratan tertentu.

Pertama, menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat pribadi. Sebelum kita diselamatkan, kita pada dasarnya adalah seteru Allah. Tetapi setelah kita ditebus, posisi kita berubah. Roma 5:10 berkata bahwa kita sudah diperdamaikan dengan Allah dan menjadi anggota keluarga-Nya. Ketakutan pada kematian, alasan terbesar kita kehilangan damai, akan lenyap ketika kita memahami kebenaran yang menggembirakan, bahwa kita akan menikmati hidup kekal di surga bersama-Nya.

Kedua, percaya pada kedaulatan Allah. Di dunia yang mengerikan ini, keselamatan pribadi merupakan masalah besar. Untuk mengalahkan ketakutan itu, kita harus percaya bahwa Allah berkuasa atas segala sesuatu. Dengan mengetahui bahwa Dia memegang kendali, kecemasan akan hilang dan ketenangan akan datang.

Ketiga, memahami bahwa Allah mengerti setiap kebutuhan kita dan sudah berjanji akan memenuhinya (Filipi 4:19). Dialah Bapa Pengasih yang senang memberikan hal-hal yang baik kepada anak-anak-Nya. Kita mungkin tidak akan menerima semua yang kita inginkan, tetapi Dia akan memberikan segala yang kita butuhkan untuk menggenapi rencana-Nya bagi kita. Sekali kita menerima Kristus sebagai Juruselamat, Roh Kudus akan mengingatkan kita bahwa masa depan kita aman, dan Allah Yang Maha Kuasa dan Pengasih akan memenuhi segala keperluan kita.

www.SentuhanHati.com

Lukas 8:22-25
8:22 Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan Ia berkata kepada mereka: Marilah kita bertolak ke seberang danau.” Lalu bertolaklah mereka.
8:23 Dan ketika mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Sekonyong-konyong turunlah taufan ke danau, sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka berada dalam bahaya.
8:24 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: “Guru, Guru, kita binasa!” Iapun bangun, lalu menghardik angin dan air yang mengamuk itu. Dan angin dan air itupun reda dan danau itu menjadi teduh.
8:25 Lalu kata-Nya kepada mereka: Di manakah kepercayaanmu? Maka takutlah mereka dan heran, lalu berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga Ia memberi perintah kepada angin dan air dan mereka taat kepada-Nya?”

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: