Da Words of My Jesus


Penghiburan dari Tuhan | Yesaya 40:1-11 (Isaiah 40:1-11)
Maret 5, 2009, 12:08 pm
Filed under: Articles | Tag:

PENGHIBURAN DARI TUHAN

(ISAIAH 40:1-11)

Bersukacitalah kita seharusnya anak-anak Tuhan yang hidupnya sesuai dengan perintah dan ketetapan Tuhan. Meskipun saat-saat ini adalah saat yang susah. Bahkan ketua sinode di tempat saya beribadah berkata – tahun ini adalah tahun kekeringan.

Tentu tahun kekeringan itu terjadi dan sedang berlangsung – akan tetapi kita sebagai umat kepunyaan Tuhan, bagaimanakah kita menghadapi tahun kekeringan ini?

Mari kita buka kitab Yesaya pasal 40 – pasal ini merupakan sebuah perikop yang berjudul “Berita Kelepasan“. Dalam versi NIV, perikop ini berjudul “Comfort for God’s People” yang artinya ketenangan, sebuah jaminan penghiburan dari Tuhan bagi umat kepunyaan Tuhan.

Yes 40:1

Hiburkanlah, hiburkanlah umat-Ku, demikian firman Allahmu,

Melalui Nabi Yesaya, Allah Bapa berfirman Ia menjanjikan sebuah penghiburan bagi kita – umat kepunyaan Tuhan.

Jika kita belum menjadi umat kepunyaan Tuhan, kita pasti akan menyesal karena telah melewatkan kesempatan yang tak ternilai yang Tuhan sendiri telah tawarkan bagi kita. Tentu kita semua tahu, orang tua kita juga sering berkata kepada kita “Penyesalan itu datangnya terakhir”

Marilah kita belajar firman Tuhan dan menjadi umat kepunyaan Tuhan lebih sungguh lagi, agar kita tidak melewatkan kesempatan untuk memperoleh penghiburan yang datangnya dari Tuhan itu sendiri.

Apakah penghiburan itu?

Yes 40:3-5

3 Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!

4 Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan; tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran;

5 maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.”

Janji penghiburan itu tertulis pada ayat 3, janji itu adalah nubuat akan kedatangan Tuhan ke dalam dunia. Tuhan akan turun dari tempatnya yang Maha tinggi, ke dalam dunia yang Tuhan gambarkan sebagai padang gurun dan padang belantara.

Kenapa Tuhan menyebut dunia ini “padang gurun” dan “padang belantara“?

Tentunya kita tahu bahwa kondisi dan cuaca padang gurun hanyalah terik panas yang menyengat kulit di kala matahari terbit dan dingin yang menyengat tulang dan sendi di kala malam. Dan padang gurun serta padang belantara merupakan rumah dari ancaman binatang buas dan ular, yang terus menerus; siang dan malam mencari mangsa untuk memuaskan hawa nafsu berburu mereka.

Dunia ini sama dengan gambaran Tuhan akan padang gurun dan padang belantara. Setiap hari kita hidup bersama-sama dengan kesulitan, setiap hari kita terancam diserang atau dikhianati oleh teman, rekan kerja, pasangan kita, dan lain-lainnya. Bahkan sampai ada yang berkata, ada hukum rimba agar dapat bertahan hidup di dunia ini. Lalu ada masalah kesehatan, keuangan, dan berbagai macam masalah lainnya. Setiap orang memiliki masalahnya sendiri dan masalah itu datang terus menerus, tidak mengenal waktu.

Ayat 3 ini juga merupakan nubuat kehadiran Yohanes Pembaptis yang sudah direncanakan oleh Bapa untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Allah kita yaitu Yesus Kristus (yang akan dibahas setelah ayat ini). Menjadi bagian dari penggenapan rencana Tuhan, saat Yohanes Pembaptis menginjil dan membawa jiwa-jiwa itu ke dalam pertobatan dan beroleh pengampunan dari Tuhan melalui baptisan air.

Mat 3:1-3

1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:

2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.”

Luk 1:17, 76-77

17 dan ia [Yohanes] akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.”

76 Dan engkau [yohanes], hai anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi; karena engkau akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya,

77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka,

Kembali ke pembahasan kitab Yes 40:3-5 – Janji penghiburan itu merupakan rencana yang sempurna yang telah dirancang sedemikian rupa setiap detail dan kurun waktunya oleh Bapa di surga. Rencana Agung ini tidak mungkin dapat digagalkan oleh siapapun yang ada di muka bumi ini.

Dan dalam ayat 4 dituliskan kepada siapa saja yang boleh mendapat penghiburan ini. Dalam versi NIV dituliskan lebih jelas

Isa 40:4

Every valley shall be raised up, every mountain and hill made low;  the rough ground shall become level, the rugged places a plain.

Setiap lembah akan ditinggikan, setiap gunung dan bukit telah direndahkan; dataran yang tandus akan diratakan, tempat yang berliku-liku akan menjadi padang rumput.

Artinya, Janji Penghiburan ini diberikan kepada semua orang; baik orang yang posisinya di bawah, maupun di posisi tinggi. Yang kaya dan yang miskin. Semua orang berarti sama di mata Tuhan. Semua orang mendapatkan penawaran yang sama, ga ada discount atau paket berbeda bagi orang-orang yang statusnya lebih tinggi. Tidak ada bonus atau insentif bagi yang di posisi bawah. Semua orang akan mendapatkan janji yang sama, di posisinya masing-masing.

Ayat 5 – Saat janji ini digenapi, semua orang di muka bumi ini akan menyaksikan kemuliaan kuasa Tuhan; tanpa terkecuali. Dan inilah yang saya maksud pada bagian awal, supaya kita jangan sampai menyesal karena kita telah mengacuhkan penawaran yang datangnya dari Tuhan. Dan pada bagian akhir dari ayat 5 ini Tuhan menegaskan bahwa janji ini datangnya dari Tuhan sendiri.

Lalu, mengapa Tuhan menyampaikan janji ini sejak jaman Nabi Yesaya?

Ia berikan firman ini jauh-jauh hari, supaya orang-orang yang beribadah di dalam nama Allah Abraham, Allah Musa, atau Allah Daud pada jaman itu, dan beserta kita yang bersekutu saat ini di dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus boleh berkesempatan untuk mendengar serta membaca janji Tuhan dalam ayat dari kitab Yesaya ini.

Dan bagi orang-orang yang sudah mengetahui dan sudah memilih untuk menerima penawaran Tuhan ini, lalu dilanjutkan dengan tindakan menetapkan hati dan pikiran untuk berpegang pada janji ini memperoleh waktu untuk bersiap-siap menyambut kehadiran Sang Penebus.

Dengan waktu yang diberikan Tuhan, kita memiliki kesempatan untuk bertumbuh dalam iman dan menjadi layak (lihat ayat di atas Luk 1:17) untuk bersama dengan-Nya di surga mulia.

Dengan waktu yang diberikan ini, Tuhan juga ingin sebanyak mungkin manusia ciptaan-Nya boleh mengenal Dia, beroleh pengampunan dan beroleh hidup kekal dan berkumpul bersama-Nya.

Tentunya, dalam proses persiapan ini – Tuhan tidak membiarkan kita kebingungan mencari tahu standar untuk menjadi layak di hadapan-Nya. Tuhan tidak akan membiarkan kita kehilangan arah dalam mencari-Nya dan kemudian menjadi putus asa saat kesusahan menerpa kehidupan kita.

Tuhan kita bukanlah Tuhan yang seperti itu karena Tuhan kita adalah Tuhan memegang teguh janji-Nya dan Tuhan sendiri akan menuntun kita, mengajar kita, menjaga kita, memberikan pengharapan serta penghiburan kepada kita seperti seorang gembala kepada domba-dombanya.

Yes 40:11

Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.

Ia adalah Tuhan kita, Bapa yang di Surga dan tanpa kecuali; Tua dan muda, yang single dan yang sudah memiliki berkeluarga, beserta anak-anak – Ia jaga kita semua dengan kuat kuasa tangan-Nya dan Ia tuntun kita menurut jalan-Nya.

Sekarang, mari kita kenali lebih dekat lagi gembala kita – yang telah datang dan akan datang kembali membawa janji penghiburan yaitu keselamatan kekal bagi kita semua.

Yoh 10:1-2

1    Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;

2    tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

Ayat ini disampaikan oleh Tuhan Yesus  setelah Ia melakukan mujizat dengan mencelikkan mata orang yang buta sejak lahir. Lalu Yesus sempat mengajar kepada orang Farisi, karena orang Farisi tersebut meragukan asal usul Yesus yang telah menyembuhkan orang buta itu pada hari Sabat.

Untuk melanjutkan pengajaran-Nya, Yesus melalui perumpamaan ini ingin mengajar bahwa Gembala itu adalah Yesus Kristus sendiri dan kita adalah dombanya. Dan hanya melalui Yesus-lah pintu kita menuju keselamatan kekal itu.

Akan tetapi, para Farisi yang menjadi lawan bicara Tuhan kita Yesus – tidak sanggup untuk memahami perumpamaan ini. Sehingga Yesus harus menjelaskan maksud dari perumpamaan yang Ia sampaikan.

YOH 10:7-10

7    Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.

8    Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

9    Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

10   Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Yesus adalah jalan bagi kita dan hanya melalui Yesus saja kita beroleh selamat (baca juga Yoh 14:6).

Ayat 9 – Saat di dalam Yesus, kita bisa keluar dan masuk dan menemukan padang rumput. Artinya masalah datang dan pergi, tapi kita akan selalu aman berada di padang rumput.

Orang lain yang tidak melalui pintu dijelaskan Tuhan sebagai pencuri dan perampok yaitu iblis. Yang dalam ayat 10a dituliskan pekerjaan iblis yaitu yang berusaha mencuri kita, membunuh kita dan membinasakan kita.

Ayat 10b – Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Jika kita tidak ingin hidup kita berantakan oleh pekerjaan iblis – lekaslah terima penawaran dari Tuhan ini, karena Tuhan Yesus telah berkata, bahwa Ia datang supaya kita boleh memiliki hidup dan hidup yang kita miliki itu bukanlah hidup yang kekurangan, akan tetapi hidup yang kita jalani adalah hidup yang penuh kelimpahan akan berkat dari surga.

Yoh 10:11

Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

Tuhan Yesus telah menggenapi dengan sempurna akan janji keselamatan ini  dengan memberikan nyawa-Nya di atas kayu salib. Karena itu Ia adalah gembala kita yang baik, yang sudah terbukti dan bukan hanya janji semata.

Diberkatilah orang-orang yang telah memilih untuk beriman di dalam nama Yesus Kristus sejak jaman Nabi Yesaya hingga saat ini. Karena mereka sudah dijamin untuk beroleh hidup kekal dan hidupnya selama di bumi ini, sudah pasti akan dijaga oleh Bapa di Surga. Mampu menghadapi segala rintangan kehidupan

Akan tetapi, penawaran ini tidak berlaku selamanya. Karena ada batas waktu yang Tuhan sendiri telah tetapkan.

Yes 40:6-8

6 Ada suara yang berkata: “Berserulah!” Jawabku: “Apakah yang harus kuserukan?” “Seluruh umat manusia adalah seperti rumput dan semua semaraknya seperti bunga di padang.

7 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, apabila TUHAN menghembusnya dengan nafas-Nya. Sesungguhnyalah bangsa itu seperti rumput.

8 Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”

Batas waktu itu adalah umur kita yang telah ditetapkan oleh Tuhan dengan hembusan nafas-Nya. Yang dapat disimpulkan dari ayat di atas;

“Seluruh umat manusia adalah seperti rumput yang tumbuh dengan segar dan hijau; rumput itu pasti akan sampai pada harinya dan menjadi kering. Dan manusia itu bagaikan bunga – hidup dengan indahnya dan harum semerbak, tapi suatu hari akan menjadi layu.”

Tentunya, tidak ada di antara kita yang mengetahui akan panjang umur kita atau kapan hari-hari kita di bumi akan berakhir. Karena setiap pribadi sudah takdirnya untuk layu dan menjadi kering suatu hari nanti.

Oleh karena itu, pergunakanlah kesempatan yang ada saat ini. Jangan sia-siakan detik-detik kehidupan kita yang berlalu. Bertobatlah dan dibaptislah (jika belum terima baptisan air) sekarang dan terimalah janji penghiburan yaitu keselamatan kekal yang Tuhan telah sediakan untuk kita raih.

Dan percayalah, hidupmu saat ini – di saat pencobaan dan masalah datang menerpa; ada Tuhan kita Yesus Kristus yang selalu menjaga dan melindungi kita. Menuntun kita dalam setiap langkah kehidupan kita.

Dimanakah kita dapat menemukan tuntunan itu?

Yoh 1:1

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Allah kita, Tuhan dan Juru Selamat kita, Yesus Kristus dapat ditemui di dalam firman-Nya. Dengan memberikan persembahan waktu kita untuk bersekutu di dalam nama-Nya, belajar mendalami firman-Nya, membaca Alkitab dan senantiasa berdoa kepada Yesus. Kita akan beroleh pengetahuan akan Tuhan dan mendapatkan petunjuk akan jalan-Nya.

Jika kita sudah tau mau kemana dalam hidup kita, pastinya hidup aman dalam perlindungan Tuhan sudah di tangan kita.

Amin!!

Tuhan memberkati…

RF

Wrote on: 2009.01.19


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: