Da Words of My Jesus


The Words of Jesus (Bahasa Indonesia) – Bag 1 | Bab “Masalah Dengan Agama”
Maret 17, 2009, 4:23 pm
Filed under: The Words of Jesus | Tag: , ,

Firman dari Yesus

Diterjemahkan oleh Roy Fadly

pada 14 Maret 2009

Hak cipta © 1991, 1995, 2004

oleh Robert Lee Cantelon

Semua korespondensi ditujukan ke:

THE WORDS

700 Sleater-Kinney Road SE #303B

Lacey, WA. 98503

Bagian Pertama: TAHUKAH KAMU SIAPAKAH AKU?

MASALAH DENGAN AGAMA

Waspadalah; berhati-hatilah menjalani hidupmu dengan “makanan” agama

Pada saat ini, kamu pasti telah melupakan lima jelai roti yang telah memberi makan kepada lima ribu orang, dengan sisanya dua belas bakul, dan ketika tujuh jelai roti yang dibagikan kepada empat ribu orang dengan sisanya yang masih banyak. Tapi bukanlah makanan di dunia yang ingin saya bicarakan. Bukan itu, saya ingin memperingatkan kamu terhadap suapan makanan yang berupa ide-ide dan pengajaran sesat dari orang-orang di bursa bidang agama.

Dalam kebanggaan yang salah mereka memuja saya, mengajarkan bahwa doktrin yang sesungguhnya adalah semata-mata ciptaan manusia. Mereka yang telah dikuasai dengan takhayul mereka sendiri, mereka telah melupakan perintah-perintah Tuhan.

Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Mereka melayani tuan mereka yang sesungguhnya, si iblis dan mereka melakukan apa yang iblis perintahkan kepada mereka. Ia adalah seorang pembunuh dari awal, dan tidak sekalipun berkata kebenaran, karena kebenaran tidak pernah berada di dalamnya. Ketika iblis berbohong, dia berbicara di dalam sifatnya, yaitu pembohong dan bapak segala kebohongan.

Kepada para nabi palsu yang menghakimimu. Aku katakan, penghakiman ada padamu para nabi palsu. Kalian yang munafik! Kalian, yang tidak akan pernah dapat masuk ke dalam kerajaan surga, menghalangi setiap orang yang rindu untuk masuk ke dalamnya. Kalian melintasi darat dan lautan untuk mendapatkan seorang murid; dan setelah kau menangkan orang itu, kalian buat mereka dua kali lipat lebih jahat daripada anak-anak neraka dan melebihi dirimu sendiri. Bukankah hukuman yang berat pantas menjadi upahmu?

Kalian mencuri dari yang miskin dan para janda; kemudian, kalian berdoa dengan panjang dan dengan kata-kata indah untuk menyembunyikan tujuanmu yang sesungguhnya.

Kalian memutuskan: “Bait tidaklah penting. Yang lebih penting adalah perbendaharaan!”

Akan tetapi, manakah yang lebih besar: emas dalam perbendaharaan, atau bait yang menyucikan emas?

Dan kalian berkata : “Mezbah tidaklah penting; tetapi persembahan di atas mezbahlah yang lebih penting.”

Kalian sungguh bodoh dan buta. Manakah yang lebih besar: persembahan di atas mezbah atau mezbah yang menyucikan persembahan?

Siapapun yang menghormati mezbah, menghormati mezbah itu dan semua yang ada di atasnya. Dan siapapun menghormati bait, juga menghormati Dia yang berdiam dalam dinding bait itu. Dan siapapun yang menghormati surga, juga menghormati tahta Allah dan Dia yang duduk di tahta itu.
Kalian bahkan menjadikan tanaman yang tumbuh di depan pintu rumahmu menjadi persembahan upacara. Padahal di saat yang sama, kalian telah melupakan hal-hal yang lebih berbobot dari hukum yaitu penghakiman, pengampunan dan iman.

Visi yang kalian miliki tidak lebih panjang dari satu inci dari wajahmu. Dengan kemunafikanmu, kalian membesarkan masalah-masalah kecil dan mengacuhkan masalah yang lebih penting. Dengan kesucian yang kalian buat, kalian membersihkan sisi luar dari cawanmu, sementara di dalam cawan masih tersisa kekotoran dari kejahatanmu. Kalian sungguh telah menjadi buta! Pertama uruslah yang tersimpan di dalam. Barulah, bagian luar akan menjadi bersih.

Para nabi palsu! Dalam kemunafikanmu, kalian tidaklah lebih baik dari kubur yang dicuci sampai bersih, kubur yang mungkin terlihat cantik dari luar, tapi di dalam kubur itu tersimpan kematian dan tulang-tulang yang membusuk. Kalian mungkin bisa membuat orang-orang kagum akan pertunjukan kebajikanmu yang palsu itu, tapi sesungguhnya di dalam kalian termakan oleh kemunafikan dan sudah hampir tidak ada yang jujur ada padamu. Bagaimanakah kamu bisa mengaku bahwa kalian melayani Tuhan, padahal kalian hidup untuk mencari pujian dari rekan pelayananmu, bahwa sesungguhnya kalian tidak pernah mencari kemuliaan yang datang hanya dari Tuhan semata?

Kalian membangun monument kepada para nabi, dan menempatkan bunga pada kuburan orang-orang saleh, dan berkata: “Jika kita memiliki kesempatan untuk hidup di hari yang sama dengan para leluhur kita, kita mungkin saja dapat menghentikan tercucurnya darah mereka, darah orang tak bersalah.”

Jadilah saksi atas ketidakpastianmu sendiri! Kalian adalah keturunan dari orang-orang yang membunuh para nabi, dan telah berbuat lebih jahat dari mereka. Ular! Generasi ular berbisa! Dengan cara apakah kalian dapat melarikan diri dari hukuman pengadilan yang kekal?

Nantikanlah, di hari-hari yang akan datang, Aku akan mengirimkan nabi, dan orang bijak, dan para guru. Meskipun begitu kalian akan membunuh dan menyalibkan mereka. Ya, meskipun orang-orang ini akan kalian tindas, dan akan kalian kejar sampai ujung dunia.

Yesaya bernubuat hal yang sebenarnya tentang kalian : ” Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku.”

Kalian membenarkan diri kalian sendiri di hadapan jemaat; tapi Tuhan tau niat jahat yang ada di dalam hatimu: yaitu untuk dihargai oleh manusia yang merupakan kejijikan di mata Tuhan.

Waspadalah: Banyak yang akan datang dari Timur dan Barat, dan masuk ke dalam kerajaan surga dengan sukacita. Tapi mereka yang seharusnya masuk akan dicampakkan kepada kegelapan di luar sana. Berhati-hatilah: kecuali kebajikanmu melebihi kebajikan palsu orang-orang yang beragama, kalian tidak akan dapat menapakkan kaki kalian ke dalam kerajaan surga.

sumber www.thewords.com

versi original dalam bahasa Inggris


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: