Da Words of My Jesus


Memperluas Cakrawala Gereja | Kisah Para Rasul 1:1-8
Maret 18, 2009, 11:11 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

18 Maret 2009 / Rabu

Garis pertemuan antara langit dan bumi disebut garis horison atau cakrawala. Itulah batas daratan atau lautan terjauh yang dapat dilihat seseorang. Tetapi alam semesta yang sesungguhnya jauh melampaui yang dapat dilihat oleh mata.

Seperti melihat cakrawala, pandangan gereja juga terbatas. Sekalipun Allah memerintahkan untuk mengabarkan injil kepada semua bangsa, orang-orang percaya seringkali membatasi jangkauan mereka, hanya dengan yang mereka anggap bisa mereka tangani sendiri saja.

Kadang yang membuat mereka tidak memenuhi perintah Allah adalah pengalaman dan pemahaman mereka yang terbatas. Dengan kata lain, orang percaya seringkali bertindak berdasarkan akal budi. Padahal Bapa menghendaki anak-anak-Nya menaati dengan iman. Contoh, pikiran yang rasional dapat membuat orang menghindari bermisi ke negara lain yang dianggap tidak aman. Atau, karena ada kesulitan besar dalam hal bahasa. Padahal tidak ada yang dapat menghapus kebenaran perkataan Yesus: “Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah.” (Lukas 18:27).

Tuhan menghendaki pengikut-Nya taat ketika Dia berkata, “Jadikanlah semua bangsa murid-Ku” (Matius 28:19). Dia mengerti semua keterbatasan manusia. Karena itulah Dia memberi kuasa melalui Roh Kudus (Kisah Para Rasul 1:8), menyediakan pimpinan, kebijaksanaan dan kekuatan untuk melaksanakan kehendak-Nya.

Gereja harus mengabarkan injil, dan setiap orang dipanggil memenuhi amanat itu dengan cara yang berbeda. Setiap orang percaya harus mengambil bagian dalam doa, usaha, dan dana.

Berdoalah memohon petunjuk dan kebijaksanaan dalam mengabarkan injil keselamatan kepada dunia. Roh Kudus akan membimbing dan memberi kuasa kepada Anda.


www.SentuhanHati.com

Ayat Bacaan:

Kisah Para Rasul 1:1-8
1:1 Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,
1:2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.
1:3 Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang* — demikian kata-Nya — /”telah kamu dengar dari pada-Ku.
1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.”
1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?”
1:7 Jawab-Nya: Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: