Da Words of My Jesus


Hidup Yang Kekal Atau Kematian Yang Kekal | Yohanes 3:35-36
April 26, 2009, 12:57 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

27 April 2009, Senin

Gagasan tentang hidup yang kekal memang menarik. Apalagi bila disertai dengan jaminan sukacita, kesehatan dan keamanan. Wahyu 21:4 menyajikan gambaran keadaan orang percaya setelah kematian. Oleh karena roh setiap orang akan tetap ada di satu dari dua tempat setelah kehidupan yang sekarang ini, maka tempat dimana kita akan menjalani kekekalan adalah pertimbangan yang penting.

Surga, tempat Allah bersemayam, terbuka bagi setiap orang yang dosanya telah diampuni melalui karya penebusan Yesus. Dengan keselamatan, Allah menjadikan kebenaran Kristus menjadi “hak” kita dan menjadikan kita keluargaNya. RumahNya adalah rumah kita. Yesus sendiri berkata bahwa Ia akan mempersiapkan suatu tempat di surga bagi semua orang yang percaya kepadaNya (Yohanes 14:2).

Namun demikian, bila kita menolak undangan Allah untuk memiliki hubungan denganNya melalui AnakNya, kita tetap berdosa dan terpisah dariNya selamanya. Allah yang kudus tidak akan mengizinkan orang berdosa masuk ke dalam hadiratNya atau rumahNya di sorga. Sebaliknya, mereka yang menolak Kristus akan menuju ke tempat penderitaan dan penyiksaan, terpisah selamanya dari Allah dan kebaikanNya. Kondisi ini disebut kematian kekal.

Banyak orang mengabaikan topik yang penting ini. Orang muda seringkali tidak menyukai topik tentang kematian dan lebih suka untuk tidak berpikir tentang kekekalan. Namun begitu, untuk bisa bersama Allah di sorga menuntut adanya iman kepada Yesus

Tidak mau memutuskan sesungguhnya adalah suatu keputusan. Dan orang yang tidak bijaksana melakukannya. Dengan tidak melakukan apapun, manusia menghadapi perpisahan kekal dengan Allah. Biarlah kebenaran tentang kehidupan dan kematian yang kekal ini semakin memacu doa dan tindakan Anda.

-Sentuhan Hati-

Yohanes 3:35-36
3:35 Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.
3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: