Da Words of My Jesus


Bermain Api | Keluaran 34:4-6
April 30, 2009, 10:14 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

30 April 2009, Kamis

Anda telah mendengar pesan Injil lebih dari sekali, tetapi sudahkah hal itu mengubah hidup Anda? Bila Anda seperti kebanyakan orang Kristen, berarti Anda menjalani hidup seperti yang sudah-sudah. Mengapa? Pada suatu waktu, Anda telah membuat keputusan tentang bagaimana Anda akan hidup. Anda mungkin merasa hampa dan mungkin juga merasa bersalah. Namun, Anda tidak sungguh-sungguh mempercayai konsekuensi nyata dari keputusan Anda.

Apakah Anda sedang bermain api dengan Allah? Pertanyaannya disini ialah: pernahkah Ia kehilangan kesabaran? Ketika Musa menerima sepuluh perintah Allah, Allah menyatakan kemuliaanNya dan memproklamirkan, “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya” (Keluaran 34:6).

Saat kita membaca Alkitab, kita melihat kasih Allah yang mengagumkan di setiap pasal. Ia mengasihi kita dengan kasih yang abadi. Bila Ia tidak begitu penyabar, maka dunia ini sudah sejak dahulu dihancurkanNya. Tetapi kita harus ingat, kasih karuniaNya tidak mengizinkan kita untuk terus hidup dalam dosa. Kita tidak dapat melanjutkan jalan hidup kita yang jahat dengan pengharapan palsu bahwa Allah akan mengabaikan perilaku yang jahat. Beberapa orang berkata, “Saya sudah hidup demikian selama beberapa tahun dan tak ada satu pun hal buruk yang terjadi.” Apakah itu berarti Allah menutup mata terhadap dosa orang ini? Tidak sama sekali. Ia melihat semuanya dan segala tindakan kita akan memiliki konsekuensinya sendiri.

Apakah kesabaran Allah berlangsung selamanya? Jawabannya, tidak! Pemberontakan itu mempunyai konsekuensi dan perilaku dosa pada akhirnya akan ditimpa murka Allah. Meskipun kesabaranNya ada batasnya, namun pengampunanNya tidak terbatas. Apakah Anda merasa sedang bermain api dengan Allah? Maukah Anda menghormati kesabaran dan anugerahNya yang telah diberikanNya secara cuma-cuma di dalam kasihNya kepada Anda?


-Sentuhan Hati-

Keluaran 34:4-6
34:4 Lalu Musa memahat dua loh batu sama dengan yang mula-mula; bangunlah ia pagi-pagi dan naiklah ia ke atas gunung Sinai, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, dan membawa kedua loh batu itu di tangannya.
34:5 Turunlah TUHAN dalam awan, lalu berdiri di sana dekat Musa serta menyerukan nama TUHAN.
34:6 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: