Da Words of My Jesus


Karakter Gosip | Roma 1:28-31
Mei 23, 2009, 1:51 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

23 Mei 2009, Sabtu

Tuhan membenci gosip. Ia ingin perkataan kita berkenan kepadaNya. Dan Ia sama sekali tidak menganggap kata-kata kosong atau hinaan sebagai sesuatu yang baik (Kolose 3:8). Sayangnya, gosip dipraktekkan secara bebas sehingga orang percaya pun berpartisipasi dan berusaha untuk membenarkan gosip. Tetapi, kabar angin tidak memiliki tempat dalam kehidupan orang Kristen.

Roma 1 memuat salah satu daftar dosa terpanjang dalam Alkitab. Sang penulis kitab, Rasul Paulus, mengingatkan orang percaya bahwa Allah telah menyatakan diriNya kepada segenap umat manusia. Mereka yang menolakNya, menyembah berhala, melakukan perbuatan-perbuatan amoral (ayat 24). Menggosip ada dalam daftar ini. Allah membencinya sebab omongan yang jahat menghancurkan kehidupan seseorang. Entah ceritanya benar atau tidak. Orang yang menjadi target gosip seringkali akan tidak dihargai oleh mereka yang mendengarkan gosip itu. Perasaan sakit hati bukan hanya satu-satunya akibat negatif. Pekerjaan atau pertemanan pun bisa rusak.

Mereka yang menyebarkan kabar angin pun akan menghadapi konsekuensi yang bersifat merusak. Orang yang tidak mau mengendalikan mulut mereka menunjukkan niat jahat mereka atau setidaknya menunjukkan bahwa mereka tidak punya disiplin. Sebagai akibatnya, semua orang akan menghindari orang yang tidak dapat dipercaya ini. Bahkan bagi orang Kristen yang menyebarkan berita bohong, ada kerusakan yang lebih buruk lagi. Tindakannya dapat merusak hubungannya dengan Tuhan. Sebab permusuhan dengan orang lain dan keintiman dengan Tuhan tidak bisa ada secara bersamaan dalam hati.

Gosip tidak menghasilkan apapun yang baik dalam kehidupan seseorang. Itulah sebabnya Tuhan melarangnya. Sebaliknya, biarlah perkataan kita membangun, menghibur dan menguatkan orang lain.

-Sentuhan Hati-

Roma 1:28-31
1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:
1:29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,
1:31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: