Da Words of My Jesus


Menghindari Gosip | Efesus 4:29-32
Mei 24, 2009, 5:50 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

24 Mei 2009, Minggu

Menyebarkan kabar burung tentang orang lain. Mengekspos kekurangan orang. Perilaku semacam ini perbuatan dosa. Dan menentang Tuhan dengan cara melukai orang lain. Sebelum orang percaya yang suka bergosip ini mengakui dosanya, ia tidak akan pernah bertumbuh menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki.

Pengakuan menjadi langkah pertama dalam mengatasi omongan yang bersifat dosa. Hal ini harus disertai dengan pertobatan, janji untuk memalingkan diri ketika diperhadapkan dengan kesempatan untuk membicarakan tentang orang lain. Ayat yang bermanfaat untuk mengubah kebiasaan bergosip menjadi berdoa setiap hari adalah Mazmur 141:3: “Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku.”

Kedua, waspadalah terhadap setiap godaan. Orang percaya memiliki tanggung jawab untuk memisahkan diri mereka dari gosip, supaya pikiran dan perkataannya berkenan kepada Tuhan. Bergaul dengan orang yang menyebarkan gosip, membuat diri tergoda untuk berpartisipasi, bahkan orang percaya sekalipun. Dalam situasi dimana gosip sedang diperbincangkan, tindakan terbaik ialah menolak perbincangan itu dan kemudian pergi.

Akhirnya, daripada membicarakan tentang seseorang, lebih bijak bila kita berdoa untuk orang itu. Memiliki kebiasaan ini akan menolong kita melatih pikiran kita untuk menggantikan perilaku dosa dengan cara-cara yang dikenan Allah. Alkitab mengajarkan kita untuk menguatkan dan menghibur satu sama lain, dan doa adalah cara yang baik untuk menaati perintah itu (1 Tesalonika 4:18; 5:11)

Orang Kristen yang bergosip mencemarkan nama Tuhan, dan namanya sendiri. Daripada mengucapkan kata-kata yang menjelekkan dan merugikan orang lain, pilihlah untuk mengatakan yang baik tentang setiap orang. Dengan melakukannya, Anda akan membawa kemuliaan kepada Tuhan.

-Sentuhan Hati-

Efesus 4:29-32
4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: