Da Words of My Jesus


Menantikan Tuhan | Mazmur 27:14
Mei 26, 2009, 4:59 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

26 Mei 2009, Selasa

Budaya instan adalah budaya masyarakat saat ini. Dengan komputer dan mikrowave, kita terbiasa mengharapkan hasil yang instan. Pergerakan yang cepat tidak sepenuhnya buruk, tetapi kita harus waspada supaya tidak terbiasa dengan pemenuhan cepat dan segera, sehingga akhirnya kita tidak bisa menantikan waktu Tuhan.

Hal ini sudah ada jauh sebelum zaman komputer. Dalam Kejadian 15:4-5, Allah menyatakan kepada Abraham, bahwa meskipun ia dan istrinya Sarah sudah sangat tua untuk memiliki anak, suatu bangsa yang besar akan muncul darinya. Abraham mempercayai Allah, namun tak lama kemudian ia memutuskan untuk mengerjakan dengan caranya sendiri. Ia mengambil hamba Sarah, Hagar, menjadi istrinya sehingga ia dapat memiliki anak yang dijanjikan.

Abraham mungkin sudah merasionalisasi keputusannya. Menganggap bahwa Tuhan menginginkan dia untuk memiliki seorang anak. Dan karena nampaknya mustahil, ia mengambil jalannya sendiri. Abraham harus menanggung konsekuensi tindakannya, termasuk kecemburuan dan kebencian diantara Sarah dan Hagar. Masalah ini akhirnya menciptakan kesulitan yang lebih besar lagi, baik jangka pendek maupun sepanjang sejarah.

Tetapi Tuhan itu setia. Empat belas tahun kemudian, Sarah melahirkan Ishak. Namun konsekuensi keputusan Abraham yang tidak seturut rancangan Tuhan masih menyertai kita sekarang. Kedua anak lelaki ini tumbuh menjadi bapa bangsa yang terlibat konflik sampai hari ini.

Seperti halnya Abraham, kita mungkin mempercayai janji Tuhan namun lebih menyukai hasil yang segera ada. Atau, kita menginginkan segala sesuatu terjadi sesuai keinginan kita. Jalan terbaik adalah minta agar Tuhan menuntun Anda. Lalu, nantikanlah Dia. JalanNya mungkin tidak seperti apa yang Anda inginkan, namun jalanNya selalu yang terbaik.

-Sentuhan Hati-

Mazmur 27:14
27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: