Da Words of My Jesus


Berkat Mengasihi Orang Lain | I Petrus 1:22
Juni 1, 2009, 9:10 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

01 Juni 2009, Senin

Jika mengikuti dorongan hati saja, kita mungkin hanya bersikap baik ketika orang lain baik. Jika sebaliknya, kita mungkin akan geram, marah atau sakit hati.

Tetapi Yesus dengan jelas mengajar kita untuk mengasihi, sekalipun orang di sekitar kita tampak tak pantas dikasihi. Dan Yesus pun melakukan yang diajarkan-Nya: Kristus mengasihi sampai rela mati untuk kita, ketika kita masih berdosa (Roma 5:8). Sesungguhnya, sebagai ungkapan syukur kita atas perbuatan-Nya, dan dengan kekuatan-Nya, kita – para pengikut-Nya – dapat mengasihi orang lain (I Yohanes 3:14).

Sekalipun sulit untuk membalas ketidakramahan dengan kasih, perilaku ilahi semacam itu dapat membawa berkat besar. Pertama, Bapa disenangkan; kesadaran ini seharusnya membuat anak-anak-Nya bersukacita, merasa damai dan puas. Selanjutnya, orang percaya seharusnya bersemangat dan berharap melihat Allah nyata dalam relasi itu. Akhirnya, akan timbul kesadaran bahwa Roh Kudus sedang bekerja, mengalirkan kasih ilahi dari kehidupan manusia yang taat.

Yohanes 13:35 mengungkapkan satu manfaat penting: Yesus berkata, “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.” Karena kasih ilahi yang tak bersyarat itu tidak umum di mata dunia, orang akan memerhatikannya.

Memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan, akan membangun relasi yang erat dan memuaskan, yang diinginkan semua orang. Tanpa relasi yang baik, hidup kita tidak akan banyak berarti – betapa pun banyaknya kekayaan atau relasi kita. Jadi, pikirkanlah untuk memperlakukan orang lain seperti yang dicontohkan Yesus.

-Sentuhan Hati-

1 Petrus 1:22
1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: