Da Words of My Jesus


Yang Penting Damai? | Roma 12:17-18
Juni 9, 2009, 10:18 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

09 Juni 2009, Selasa

Allah menghendaki relasi kita penuh damai. Tetapi Dia mengerti sifat manusia, dan Dia tahu selalu akan ada orang yang tidak bisa hidup harmonis dengan orang lain. Menurut Kitab Suci, orang Kristen bertanggung  jawab untuk menyelesaikan konflik, tetapi itu tidak berarti hanya mengusahakan `yang penting damai’.

Menjaga kedamaian di tengah keluarga, lingkungan kerja atau teman-teman, kadang membutuhkan banyak pengorbanan. Kitab Suci menetapkan pedoman untuk selalu mengampuni (Matius 18:22), cara mengoreksi yang baik (Matius 18:15-17), sikap yang benar terhadap musuh (Lukas 6:27-29). Semua prinsip ini bertentangan dengan sifat dasar manusia; satu-satunya jalan agar bisa berhasil melakukannya adalah dengan kuasa dan anugerah Yesus Kristus.

Namun, meskipun kita sudah berusaha keras, kedamaian kadang tidak selalu terjadi. Ketika niat baik kita tidak pernah diterima baik, mengakhirinya merupakan hal yang wajar. Atau, jika keharmonisan hanya mungkin terjadi dengan melanggar Kitab Suci, kita harus menolak untuk berkompromi. Sikap `yang penting damai’ bisa memengaruhi perasaan kita yang sebenarnya, karena perasaan yang sesungguhnya ditekan – kegeraman dan sakit hati dikubur dalam-dalam demi berpura-pura bahwa semua baik-baik saja. Akibatnya bisa menjadi gangguan emosional (yang bisa muncul sebagai penyakit fisik), atau pelampiasan frustrasi yang mengejutkan. Keduanya sama-sama tidak sehat atau kudus.

Keharmonisan yang menuntut orang menekan kepribadian hanyalah damai yang palsu – hati mereka akan terus dipenuhi emosi yang terpendam dan selalu berupaya menghindari konflik. Lakukanlah pendekatan yang tulus dan hiduplah dalam damai yang  sejati ‘sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu’ (Roma 12:18).

 

-Sentuhan Hati-

Roma 12:17-18
12:17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!
12:18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang!

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: