Da Words of My Jesus


Mendidik Anak | Ulangan 6:4-7
Juni 24, 2009, 9:12 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

24 Juni 2009, Rabu

Amsal 22:6 berkata, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.” Mendidik mencakup tindakan yang disengaja, konsisten dan tekun. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ayah di Amerika hanya menyediakan waktu kurang lebih lima menit sehari untuk bercakap-cakap dengan anak (Bennet, W.J. The Index of Leading Cultural Indicators). Sebagai bangsa, kita tentu dapat berbuat lebih baik.

Apa artinya mendidik anak dengan cara yang dikehendaki Allah? Pertama-tama, mengajar anak harus dengan dasar cinta kasih. Semua orang – apalagi kaum muda – sangat membutuhkan perasaan diterima, dikasihi dan dihargai. Jika mereka tidak mendapatkannya di rumah, mereka akan mencarinya di tempat lain. Anak-anak perlu mendengar orangtua mereka berkata, “Aku mengasihimu,” “Aku menghargaimu,” dan “Kamu bisa.”

Aspek mendidik anak yang kedua meliputi relasi orangtua dengan Allah. Kita tidak dapat membagikan yang kita sendiri tidak punya. Dengan kata lain, jika relasi seseorang dengan Allah tidak ada atau tidak menyenangkan, mustahil ia dapat mengajarkan tentang cara memiliki relasi yang erat dengan Tuhan kepada orang lain.

Dua sarana mendidik yang efektif adalah: 1) kesaksian Anda – menyatakan apa yang Allah lakukan dalam hidup Anda – dan 2) teladan hidup Anda. Sungguh pelajaran yang akan tertanam kuat apabila anak melihat orangtuanya mengakui kesalahan, meminta ampun dan mengucap syukur atas kemurahan Allah.

Resikonya besar. Jika kita tidak taat pada Tuhan dan tidak dapat mengajar anak-anak kita dengan benar, kita membuat mereka rentan terhadap pengajaran dunia. Hal ini tidak hanya membahayakan anak-anak kita yang sangat berharga, tetapi juga mengacaukan generasi selanjutnya.

-Sentuhan Hati-

Ulangan 6:4-7
6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,
6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: