Da Words of My Jesus


Tanggung Jawab Setiap Orang Tua | Efesus 6:4
Juni 26, 2009, 9:04 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

25 Juni 2009, Kamis

Sebagaimana kita ketahui kemarin, Allah memerintahkan kita untuk mendidik anak-anak kita dengan cara-Nya. Ini berarti mengungkapkan kasih kepada anak-anak kita dan berjalan dengan iman, sehingga mereka menyaksikan relasi kita dengan Bapa. Mendidik juga mengandung beberapa unsur penting lain:

Perkataan dan Perbuatan. Anak-anak mendengar perkataan kita dan melihat perbuatan kita. Waspadalah agar Anda tidak mengajar mereka dengan perkataan yang tidak sesuai dengan perbuatan Anda. Contoh, seorang ayah bisa berkata kepada anaknya yang berusia 5 tahun agar jangan menyakiti teman. Tetapi jika ia berbuat kasar terhadap istrinya, anaknya akan bingung. Sesungguhnya, jika perkataan tidak sesuai dengan perbuatan, anak biasanya cenderung meniru perbuatan yang dilihatnya.

Memahami setiap anak. Setiap anak itu unik. Sebagai orangtua kita harus mengenali perbedaan setiap anak dan mendidiknya dengan tepat. Peran kita adalah menjadi pakar yang mengerti apa yang mendorong, mengecewakan dan dapat mengajar setiap anak.

Rencana Tindakan. Membesarkan anak dengan cara yang dikehendaki Allah meliputi rencana yang disengaja. Beberapa aspek – seperti jadwal waktu berdoa setiap hari – bisa diprogramkan, sementara yang lain bisa menjadi sinyal tentang ‘saat dapat diajar’. Sebagai contoh, ketika timbul masalah dalam kehidupan Andy dan Becky, saya kadang berkata, “Saya ingin tahu apa yang dipikirkan Allah tentang hal ini.” Lalu kami pun bersama-sama mencari jawabannya dari Firman-Nya.

Alasan-alasan seperti terlalu sibuk atau kurang pemahaman rohani tidak bisa diterima. Ketika Allah memerintahkan kita untuk melakukan sesuatu, kita seharusnya taat, sekalipun membutuhkan pengorbanan. Semua orangtua bisa memiliki waktu untuk mengasihi anak-anak mereka, dan mengajar mereka untuk hidup sesuai dengan perintah Tuhan.

-Sentuhan Hati-

6:4 Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: