Da Words of My Jesus


Kunjungan Kejutan Oleh Tuhan | Keluaran 3:1-6
Juli 9, 2009, 9:18 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

09 Juli 2009, Kamis

Saya mengingat masa dimana saya diperhadapkan pada keputusan yang sulit. Segala hal tentang kesempatan yang ada di depan saya terlihat salah – waktunya, situasinya, dll. Memilih untuk mengejar apa yang diharapkan sepertinya tidak masuk akal sama sekali. Sekalipun saya ingin mengabaikannya, namuan saya memahami pentingnya berdoa terlebih dahulu. Saat saya melewatkan waktu dengan Tuhan, Ia memberikan visi yang jelas kepada saya mengenai apa yang Ia harapkan selanjutnya dari hidup saya. Saya menerima apa yang tampaknya merupakan tawaran yang tidak logis itu dan menuai berkat yang luar biasa sebagai hasil ketaatan saya.

Sebagai orang Kristen, kita mengharapkan Roh Kudus menuntun pikiran kita melalui doa dan Firman Tuhan. Namun terkadang, Ia memilih untuk lebih campur tangan dalam kehidupan seseorang, sebagaimana yang Ia lakukan pada saya hari itu.

Tuhan telah mengunjungi banyak orang sejak zaman penciptaan, saat Ia berjalan bersama Adam dan Hawa di taman. Cara Ia menyatakan diriNya senantiasa berbeda dalam setiap keadaan. Musa melihat semak yang terbakar (Keluaran  3:2), Samuel mendengar suara di tengah malam (I Samuel. 3:1-14). Tetapi semuanya itu jelas sebagai suatu pertemuan dengan Tuhan.

Ketika Tuhan mengunjungi seseorang, Ia datang untuk suatu maksud. Yosua menerima instruksi yang spesifik, dan tidak lazim, untuk mengalahkan Yerikho (Yosua 5:13-6:5). Saulus dari Tarsus terpanggil untuk melayani (Kisah Rasul 9). Yang lain diperingatkan akan bahaya melalui mimpi (Matius 2:12-13).

Panggilan pribadi Tuhan itu jarang dan tidak terduga. Kita tidak dapat berdoa atau berpuasa agar Ia datang. Ia hanya ingin membuat hadiratNya diketahui dalam kehidupan orang percaya pada saat yang dipilihNya. Jadi bersiaplah dengan hati yang terbuka dan roh yang siap sedia bila Ia mengunjungi Anda.

-Sentuhan Hati-

Keluaran 3:1-6
3:1 Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
3:3 Musa berkata: “Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?”
3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Allah.”
3:5 Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.”
3:6 Lagi Ia berfirman: “Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub.” Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: