Da Words of My Jesus


Allah Yang Pengasih | Efesus 3:17-19
Juli 20, 2009, 4:57 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

19 Juli 2009, Minggu

Tuhan tidak melandaskan kasihNya kepada kita pada karakter atau pencapaian kita. Kita mengetahui hal ini karena janji Allah dalam Yohanes 3:16 dan tindakanNya yang mengutus Yesus untuk mati menggantikan tempat kita (I Yohanes 4:10).

Apa yang dilakukan Sang Juruselamat dengan manusia menunjukkan kepada kita betapa dalam kasih Allah. Yudas Iskariot, salah seorang murid Yesus, melayani bersama-sama Tuhan selama tiga tahun namun pada akhirnya mengkhianati Dia. Meskipun Yesus telah mengetahui apa yang akan dilakukan oleh Yudas, Ia tidak pernah menolak dia. Dengan kasih, Yesus mengampuni orang yang mengkhianatinya.

Contoh lainnya, ketika seorang wanita hendak dilempari batu karena melakukan perzinahan. Ia didakwa oleh para pemimpin agama, namun Yesus melindungi dia. Kemudian, dengan kasih, Ia memerintahkan wanita itu untuk tidak berbuat dosa lagi (Yoh. 8:11).

Kemudian, pikirkan tentang Petrus, yang mengasihi Yesus dan ingin senantiasa mengikut Dia. Namun, pada saat ia lemah, ia menyangkal bahwa ia mengenal Kristus. Meskipun sebelumnya Yesus mengetahui bahwa murid ini akan melakukannya, kasihNya bagi Petrus tidak goyah – suatu fakta yang Ia buktikan dengan cara menampakkan diri kepada Petrus setelah kebangkitan dan memberinya peran yang menonjol dalam pendirian jemaat.

Dua ilustrasi terakhir adalah Zakheus, si pemungut cukai yang tamak yang telah meraup laba dari sesama bangsanya, serta wanita Samaria yang, setelah melewati serangkaian hubungan yang rusak, terlibat dalam gaya hidup yang tidak bermoral. Semua fakta ini tidak membuat Yesus menjauhi mereka dan Ia tetap memberikan pengampunanNya yang
penuh kasih.

Tak seorang pun dari kita berada di luar jangkauan kasih Allah. Melalui iman kepadaNya, setiap orang – bahkan orang yang paling berdosa – dapat mengalami kelimpahan sebagai anak-anakNya.

-Sentuhan Hati-

Efesus 3:17-19
3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: