Da Words of My Jesus


Melangkah Melampaui Rasa Takut Kita | Lukas 1:68-75
Juli 24, 2009, 1:55 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

24 Juli 2009, Jumat

Kitab Suci membedakan antara 2 macam rasa takut: sehat dan tidak sehat. Contohnya, jenis kekuatiran yang melindungi akan menolong kita mencegah terjadinya bahaya yang dapat dihindari dengan memperingatkan kita untuk tidak menyentuh tungku yang panas atau berjalan di atas lapisan es yang tipis. Kita pun diperintahkan untuk memiliki rasa takut akan Tuhan, yang mencakup: 1) rasa kagum akan siapa Dia – Hakim dan Raja yang berdaulat; dan 2) suatu cara hidup yang dipenuhi sikap hormat dan ketaatan yang memuliakan Dia.

Rasa takut yang tidak sehat membuat kita merasa gelisah, tidak nyaman, atau terancam. Sumbernya mungkin saja pengalaman masa kanak-kanak atau perkataan negatif yang berulang kali diucapkan kepada kita. Perasaan yang sedih berakar dalam jalan pemikiran kita dan mewarnai keputusan yang kita buat. Sebagai orang dewasa, kita tidak lagi memiliki dasar untuk memiliki kekuatiran semacam ini, namun hal itu tetap menghambat kita.

Imajinasi juga menjadi sumber ketakutan. Kita bisa terperangkap dalam pemikiran ”bagaimana jika”, seperti, “Bagaimana jika sesuatu tidak berjalan lancar?  Atau, Bagaimana jika apa yang saya inginkan tidak juga terwujud?”

Hasutan seperti ini bisa menghalangi hal terbaik yang Tuhan persiapkan untuk hidup kita. MaksudNya seringkali menuntut kita untuk melangkah melampaui apa yang terasa nyaman bagi kita. Mempelajari keahlian baru, pindah kerja atau mencoba pelayanan yang berbeda kepada orang lain bisa saja menjadi bagian dari apa yang Ia harapkan. Tantangan yang demikian memberikan kesempatan untuk mempercayai Tuhan dan menaati perintahNya.

Rasa takut tidak datang dari Tuhan (II Timotius 1:7). Ijinkan Roh Kudus untuk menuntun Anda  keluar dari kegelisahan, menuju kepada kemerdekaan, yang merupakan milik kita di dalam Kristus. Disana Anda akan menemukan kemampuan untuk mengikuti rancanganNya tanpa dihalangi oleh rasa takut.

-Sentuhan Hati-

Lukas 1:68-75
1:68 “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,
1:69 Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatan bagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,
1:70 –seperti yang telah difirmankan-Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus–
1:71 untuk melepaskan kita dari musuh-musuh kita dan dari tangan semua orang yang membenci kita,
1:72 untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus,
1:73 yaitu sumpah yang diucapkan-Nya kepada Abraham, bapa leluhur kita, bahwa Ia mengaruniai kita,
1:74 supaya kita, terlepas dari tangan musuh, dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut,
1:75 dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.
Halaman sebelumnya Atas Halaman berikutnya

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: