Da Words of My Jesus


Menjadi Pemimpin Bagi Diri Sendiri | Lukas 12:16-21
Agustus 1, 2009, 11:32 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

02 Agustus 2009, Minggu

Anda mungkin pernah mendengar tipe orang yang tak pernah mau berhenti untuk menanyakan arah. Jika kita mau mengakuinya, kita pun mungkin termasuk di dalamnya. Bukan hanya kaum pria saja. Di dunia ini ternyata banyak pria maupun wanita yang berjalan dengan kecepatan penuh, tanpa pernah mau berhenti atau bahkan mengurangi kecepatan untuk mencari pimpinan.

Jika dipandang dari kacamata spiritual, Anda bisa melihat banyak sekali jiwa yang terhilang dan tanpa harapan sedang berusaha menyelamatkan diri mereka sendiri. Mereka pikir mereka dapat mencapai surga melalui perbuatan-perbuatan baik dan kerja keras. Mereka menganggap bisa melakukannya dengan kekuatan mereka sendiri. Tetapi mereka keliru.

Ketika Anda membaca Lukas 12:16-21 hari ini, berhentilah memikirkan betapa ia benar-benar sudah menjadi ‘orang kaya yang bodoh,’ tetapi gantilah ia dengan kata ‘aku’. Itulah gambaran menyedihkan tentang orang yang mau menjadi pemimpin sendiri, yang berusaha mencari jalan sendiri dan menyiapkan masa depannya sendiri tanpa bantuan siapa pun, termasuk Allah!

Tuhan tidak berbasa-basi dengan orang ini. Di ayat 20, Allah langsung menyebutnya sebagai orang bodoh! Jangan anggap remeh julukan yang pedas itu. Dengan hanya bersandar pada kesombongan dan pementingan dirinya sendiri yang sudah mendarah daging, orang kaya ini tidak mendapatkan apa-apa di akhir hidupnya, selain seonggok debu.

Jika kita mengandalkan kekuatan sendiri dan bertindak tanpa Allah, kita sedang berlaku sebagai orang bodoh. Tuhan punya rencana untuk hidup Anda. Dia tahu di mana Anda akan sukses atau gagal. Percayailah Dia yang menyediakan pimpinan yang Anda perlukan.

-Sentuhan Hati-

Lukas 12:16-21
12:16 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
12:17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
12:18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
12:19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
12:20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
12:21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.”

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: