Da Words of My Jesus


Pemimpin Terpercaya | Mazmur 32:8-9
Agustus 1, 2009, 11:22 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

01 Agustus 2009, Sabtu

Beberapa tahun lalu, ketika saya melakukan perjalanan untuk suatu pemotretan, Tuhan mengajarkan hal yang berharga pada saya tentang pemimpin dan mengikuti pimpinan. Rombongan saya sudah menyusuri jalan sekitar 3 jam ketika saya mulai merasa tidak enak. Saya curiga kami sudah salah jalan. Ketika saya menanyakan pada pemandu jalan, dengan tenang ia meyakinkan kami bahwa kami sedang menuju arah yang benar.
Untuk beberapa saat kata-katanya bisa menenangkan saya. Tetapi perasaan bahwa kami sudah salah jalan, tak juga hilang. Akhirnya saya mengeluarkan kompas, dan ternyata, kami memang sedang menuju ke arah yang salah. Ketika sekali lagi saya kemukakan hal itu kepada pemandu kami, barulah ia berhenti dan memperhatikannya. Setelah mengecek kompas, peta dan jalan yang dilalui, ia sadar bahwa kami memang sudah tersesat. Kami kehilangan waktu sekitar 3 jam dan juga kesempatan untuk mengambil foto-foto yang bagus, karena pemandu kami tidak memimpin dengan benar.
Pengalaman itu mengajarkan pada saya betapa besar akibat memercayai orang yang memimpin kita. Selain dalam perjalanan, hal ini juga berlaku dalam bisnis, gereja, keluarga atau hubungan lainnya. Kita memang perlu memercayai pemimpin dan mengikuti pimpinannya karena kita tak ingin tersesat.
Tetapi sekarang, izinkan saya bertanya pada Anda: Siapakah yang menjadi pemimpin Anda? Apakah Anda sedang mengikuti para selebritis atau reporter berita? Apakah Anda menaruh kepercayaan kepada para politisi atau pimpinan perusahaan Anda?
Jika Anda meletakkan iman Anda secara mutlak pada seseorang atau sesuatu selain Bapa surgawi, Anda sudah tersesat. Dialah satu-satunya Pemimpin terpercaya. Carilah Dia dan kembalilah ke jalan yang benar sekarang juga.

-Sentuhan Hati-

Mazmur 32:8-9
32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.
32:9 Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: