Da Words of My Jesus


Harga Mahal Kompromi | I Raja-Raja 11:1-11
November 6, 2009, 7:09 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

06 November 2009, Jumat

Adakalanya kita mengatakan “Saya tidak akan pernah”: Saya tidak akan pernah mengkhianati pasangan saya, saya tidak pernah mencuri dari atasan saya, saya tidak akan pernah mengkhianati seorang teman, dll. Saat mengucapkan perkataan ini, kita merasa yakin bisa melakukannya. Apa yang seringkali tidak disadari oleh orang percaya adalah bahwa perjalanan dari Saya tidak akan pernah kepada saya pernah melakukannya terjadi dari langkah yang kecil, dan setiap langkahnya diwarnai kompromi.

Salomo yang muda dan kuat rohaninya tentunya pernah berkata, “Saya tidak akan pernah menjadi budak dari ilah yang sesat”. Akan tetapi, hidupnya berakhir dengan memiliki istri dan kekasih yang sangat banyak yang menuntut kesetiaannya kepada ilah mereka. Mengabaikan hukum dan prinsip dari Allah yang benar membuatnya harus membayar harga yang mahal.

Salomo mengetahui semua peringatan tentang menikahi orang asing:
“Mereka akan membuat anakmu laki-laki menyimpang dari pada-Ku (Allah), sehingga mereka beribadah kepada allah lain. Maka murka TUHAN akan bangkit terhadap kamu” (Ulangan 7:4). Namun kepentingan politik dengan Mesir meyakinkan dia untuk mengkompromikan standar yang tinggi itu (I Raja-Raja 3:1). Fakta bahwa Allah tidak langsung bereaksi terhadap pemberontakannya telah membuat rasionalisasi untuk pernikahan selanjutnya menjadi lebih mudah – lagipula, suatu negara akan lebih aman bila anak perempuan musuh menjadi selir raja. Namun sebagaimana apa yang dikatakan Allah, selir Salomo yang berjumlah seribu memikat hatinya. Salomo melanggar perjanjian ilahi dan kehilangan klaim keluarganya atas takhta Israel.

Perintah Tuhan dimaksudkan untuk melindungi kita dari dosa dan luka hati. Kompromi memang tampak menggoda dan bahkan menguntungkan, namun mengambil satu langkah keluar dari jalan yang seharusnya akan membuat langkah berikutnya menjadi lebih mudah lagi.

-Sentuhan Hati-

1 Raja-raja 11:1-11
11:1 Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom, Sidon dan Het,
11:2 padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada orang Israel: “Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan merekapun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka.” Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta.
11:3 Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada TUHAN.
11:4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti Daud, ayahnya.
11:5 Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,
11:6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.
11:7 Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos, dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.
11:8 Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban sembelihan kepada allah-allah mereka.
11:9 Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang telah dua kali menampakkan diri kepadanya,
11:10 dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya jangan mengikuti allah-allah lain, akan tetapi ia tidak berpegang pada yang diperintahkan TUHAN.
11:11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: “Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: