Da Words of My Jesus


Bersiap Untuk Masa Yang Sulit | I Petrus 1:13-14
November 16, 2009, 8:51 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

16 November 2009, Senin

Rasul Petrus mengetahui bahwa hari-hari yang sulit terbentang di depan teman-temannya sesama orang percaya. Karena itu, ia mengingatkan keamanan mereka sebagai anak-anak Allah; mereka dipilih olehNya, dilahirkan untuk memiliki pengharapan yang hidup, diberikan perlindungan rohani dalam hidup ini, dan memperoleh jaminan kekekalan di surga bersama Bapa.

Petrus memberikan cara-cara spesifik untuk mempersiapkan diri menghadapi pencobaan yang akan datang. Pengajaran pertama yang ia berikan berkaitan dengan pikiran kita: Apa yang kita percayai memiliki dampak langsung pada respon kita dalam menghadapi masalah hidup. Bila kita percaya bahwa Allah memelihara kita, maka kita tidak akan merasa terancam oleh keadaan yang sukar. Namun bila kita memutuskan untuk bersandar pada diri kita sendiri, maka kemungkinan besar kita akan bereaksi kurang baik terhadap situasi yang berada di luar kendali kita. Sikap negatif – entah itu amarah, rasa takut, kuatir atau cemburu – dapat memperburuk keadaan. Persiapan menghadapi masa depan dimulai dengan membangun pemikiran yang alkitabiah.

Pelajaran kedua dari Petrus ialah “Waspada di dalam roh”. Dengan kata lain, menjaga keseimbangan kita di tengah-tengan krisis (ayat 13). Hal itu termasuk menentang penyelesaian yang cepat terhadap masalah dan menolak untuk menerima ide atau filosofi yang tidak seturut dengan Firman Tuhan. Musuh kita Setan begitu cepat memberikan saran yang membuat kita tersandung atau membuat kita menjauh dari jalan Tuhan. Dengan pertolongan Roh Kudus, kita dapat belajar untuk berdiri teguh dalam krisis dan tetap setia mengikut Tuhan.

-Sentuhan Hati-

1 Petrus 1:13-14
1:13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
1:14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: