Da Words of My Jesus


Berkhotbah Seperti Petrus | Kisah Para Rasul 2:14-36
Desember 10, 2009, 1:05 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

10 Desember 2009, Kamis 

Khotbah pertama Petrus tidak sampai 3 menit. Menyampaikan Injil tidak perlu panjang lebar dan rumit. Pesan Petrus bahkan sudah mencakup formula yang dapat kita gunakan untuk menjelaskan kesaksian kita.
 
Persiapan.
Petrus sangat bergantung pada Kitab Suci ketika ia bersaksi bagi Kristus. Tetapi ia tahu,  ada satu hal lain yang penting. Setelah mampu menyampaikan Injil secara ajaib dalam berbagai bahasa, ia kini menyadari pentingnya kuasa Roh Kudus. Betapa pun persuasifnya pesan yang disampaikan seorang manusia, hanya Roh Kudus yang dapat membuka pintu hati dan pikiran orang yang belum percaya.
 
Amanat dan Tujuan Juru Selamat.
Petrus menyebut Yesus sebagai Anak Allah. Ia juga menyebutkan “mujizat dan tanda-tanda ajaib” yang meneguhkan Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan itu (Kisah 2:22). Kemudian ia menjelaskan misi Yesus di bumi, yang sudah ditentukan sebelumnya, yaitu: untuk mati menebus dosa manusia. Kristus dengan rela menaati tugas yang diberikan Bapa-Nya itu.
 
Undangan Pribadi.
Petrus tidak ragu menyentuh hati pendengarnya. ”Dia …” yang kamu salibkan,” katanya (ayat 23). Pengkhotbah baru ini hendak memastikan bahwa para pendengarnya menyadari tanggung jawab mereka dalam kematian Yesus; tetapi kemudian ia mengabarkan berita gembira tentang Kristus yang hidup. Orang yang percaya diundang untuk bertobat dan dibaptis dalam nama Yesus. Tak ada berita injil yang lengkap tanpa menyampaikan kepada orang bahwa mereka juga bisa diselamatkan.
 
Bersaksi kepada orang lain bisa membuat takut. Tetapi jika Anda mempersiapkannya dengan doa, Anda akan merasa senang bisa membagikan iman Anda, apa pun hasilnya.

-Sentuhan Hati-

Kisah Para Rasul 2:14-36
2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.
2:15 Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,
2:16 tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel:
2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir–demikianlah firman Allah–bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.
2:19 Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.
2:20 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu.
2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.
2:22 Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
2:23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.
2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
2:25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.
2:26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram,
2:27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.
2:28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.
2:29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini.
2:30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya.
2:31 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.
2:32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi.
2:33 Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.
2:34 Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku:
2:35 Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu.
2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.”

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: