Da Words of My Jesus


Kelahiran Dari Anak Dara: Menjadi Masalahkah? | Yesaya 7:14
Desember 11, 2009, 3:53 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

11 Desember 2009, Jumat

Kelahiran dari Anak Dara – seperti halnya kebangkitan Yesus dari kematian – merupakan salah satu mujizat Alkitab yang lebih mengherankan. Banyak orang menolak mentah-mentah pemahaman itu, sementara yang lain tak menghiraukannya dan menganggapnya tak begitu penting dalam mengenal Juru Selamat. Tetapi, orang tak dapat memercayai Firman Allah dengan menolak bahwa Tuhan dilahirkan oleh seorang anak dara.

Alkitab menegaskan soal dikandungnya Yesus yang tidak biasa ini. Hal itu disebutkan di dalam Perjanjian Lama maupun kitab-kitab Injil. Di Kejadian 3:15, Allah mengingatkan si ular bahwa, perseteruan akan terjadi di antara keturunan Hawa dan keturunannya. Pemilihan kata itu dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, karena wanita tidak mempunyai “benih keturunan”.  Kemudian, melalui Yesaya, Allah memberikan nubuat yang jelas: “Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki” (Yesaya 7:14).

Ketika Matius menuliskan silsilah Yesus Kristus, ia memakai kalimat yang memberi penghargaan kepada Maria – bukan Yusuf – sebagai orangtua kandung Yesus (Matius 1:16). Kemudian, injil Lukas menceritakan perjumpaan Maria dengan malaikat Zibrail, yang menjelaskan bahwa ia akan mengandung Anak Allah dari Roh Kudus (1:35). Bapa surgawi melihat bahwa para penulis Alkitab sudah memberi catatan yang akurat tentang peristiwa luar biasa ini.

Singkatnya, menolak kelahiran dari anak dara sama saja dengan menganggap Allah pendusta. Alkitab adalah Firman yang diilhamkan Allah (II Timotius 3:15). Menganggap satu bagian tidak benar berarti meragukan seluruhnya. Oleh karena itu, jawaban atas pertanyaan pada judul renungan hari ini adalah: ya, memercayai kelahiran dari anak dara tidaklah menjadi masalah.

-Sentuhan Hati-

Yesaya 7:14
7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: