Da Words of My Jesus


Pengorbanan Yang Sempurna | Imamat 22:17-21
Desember 12, 2009, 1:14 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

12 Desember 2009, Sabtu

 Di dalam Hukum Taurat, Allah memberi peraturan yang ketat kepada bangsa Yahudi tentang hewan korban. Agar bisa diterima, hewan yang dikorbankan itu harus tak bercacat. Maka, ketika bangsa Israel mempersembahkan binatang yang buta, timpang atau sakit, Tuhan dengan murka meminta pertanggung jawaban mereka (Maleakhi 1:8). Cara memercikkan darah untuk menyucikan dosa yang mula-mula itu melambangkan rencana penebusan Allah yang terakhir: mempersembahkan Anak-Nya untuk mati menggantikan orang berdosa (Yohanes 3:16).

 Agar bisa diterima, korban persembahan terakhir itu juga harus sempurna. Rancangan Bapa menuntut  seorang manusia sebagai korbannya; namun, hanya oknum Tritunggal yang dapat tidak berdosa dalam kehidupan-Nya di bumi. Persoalan lainnya adalah bersifat ilahi – ketuhanan tidak bisa diberikan kepada anak yang sudah lahir. Artinya, Anak Domba yang dikorbankan itu harus Allah sekaligus manusia sejak di dalam kandungan (Yohanes 1:29). Karena ayah kandung-Nya tidak boleh seorang manusia, maka Yesus pun dikandung oleh Roh Kudus.

 Dikandung dan dilahirkan oleh seorang anak dara mempertahankan keilahian Yesus. Peralihan diri-Nya dari surga ke dalam kandungan terjadi dalam sekejap, dan tidak membutuhkan campur tangan manusia. Itulah sebabnya, tidak seperti bayi yang lahir dari hubungan laki-laki dan perempuan, Yesus tidak dicemari oleh dosa keturunan Adam.

 Yesus adalah Anak Domba yang sempurna dan tak bercacat dalam segala hal. Karena itu, Allah menerima persembahan-Nya. Kita bisa meminta pengorbanan itu bagi kita dengan memercayai-Nya. Menolak Maria sebagai anak dara bukanlah pilihan orang percaya. Keselamatan kita tergantung pada keadaan Yesus yang tak bercacat, karena, sebagaimana dijelaskan Allah kepada bangsa Isreal, hanya persembahan sempurna yang dapat menjadi korban penebus dosa.

-Sentuhan Hati-

Imamat 22:17-21
22:17 TUHAN berfirman kepada Musa:
22:18 “Berbicaralah kepada Harun serta anak-anaknya dan kepada semua orang Israel dan katakan kepada mereka: Siapapun dari umat Israel dan dari orang asing di antara orang Israel yang mempersembahkan persembahannya, baik berupa sesuatu persembahan nazar maupun berupa sesuatu persembahan sukarela, yang hendak dipersembahkan mereka kepada TUHAN sebagai korban bakaran,
22:19 maka supaya TUHAN berkenan akan kamu, haruslah persembahan itu tidak bercela dari lembu jantan, domba atau kambing.
22:20 Segala yang bercacat badannya janganlah kamu persembahkan, karena dengan itu TUHAN tidak berkenan akan kamu.
22:21 Juga apabila seseorang mempersembahkan kepada TUHAN korban keselamatan sebagai pembayar nazar khusus atau sebagai korban sukarela dari lembu atau kambing domba, maka korban itu haruslah yang tidak bercela, supaya TUHAN berkenan akan dia, janganlah badannya bercacat sedikitpun.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: