Da Words of My Jesus


Kemurahan Hati Yang Menyenangkan Allah | II Korintus 8:1-7
Desember 13, 2009, 5:58 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

13 Desember 2009, Minggu

Surat Paulus yang kedua kepada jemaat di Korintus memuji kemurahan hati orang Makedonia di Filipi. Meskipun mereka sangat kekurangan dan sedang menderita, mereka tetap ingin memberkati orang lain secara materi. Dari teladan mereka kita tahu bahwa Allah senang ketika kita memberi …

  1. Berdasarkan wahyu ilahi. Tuhan sudah menyatakan dalam Kitab Suci bagaimana kita harus hidup. Dia mau kita mendasarkan semua keputusan kita pada prinsip-prinsip Alkitab, bukan pada pemikiran kita sendiri. Menentukan besarnya donasi hanya dengan melihat sisa uang yang ada, berarti bergantung pada “diri sendiri”, bukan memercayai Allah.
  2. Dari kekurangan kita. Orang-orang percaya di Makedonia kekurangan, tetapi mereka tidak membiarkan kekurangan itu menghalangi mereka untuk memberi. Mereka tetap memberi dari milik mereka yang sedikit. Janda yang mempersembahkan dua keping uang terakhirnya dipuji Yesus karena persembahannya itu (Markus 12:42-44). Kita tidak perlu berkelimpahan dulu untuk bisa memberi.
  3. Kepada orang-orang yang merawat kerohanian kita. Alkitab memerintahkan kita untuk membawa persembahan kita ke gereja setempat, agar dapat dipakai untuk meluaskan pekerjaan Allah. Rasul Paulus dan rasul-rasul lain dapat mengabarkan injil karena dukungan jemaat di Yerusalem. Orang Makedonia sadar bahwa mereka berhutang kepada orang-orang percaya itu, sehingga mereka juga ingin balas memberi.

Akal budi manusia mengatakan, kita tidak bisa memberi apabila kita banyak hutang atau pemasukan sedikit. Tetapi Alkitab memerintahkan kita untuk percaya bahwa Allah akan memenuhi segala kebutuhan kita (Filipi 4:19) – dan memberi dengan murah hati. Apakah Anda hidup sesuai dengan prinsip ini?

-Sentuhan Hati-

2 Korintus 8:1-7
8:1 Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
8:2 Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
8:3 Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
8:4 Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.
8:5 Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan. Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.
8:6 Sebab itu kami mendesak kepada Titus, supaya ia mengunjungi kamu dan menyelesaikan pelayanan kasih itu sebagaimana ia telah memulainya.
8:7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, –dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami–demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: