Da Words of My Jesus


Daily Verse and Comment: Matthew 11:25-27
Desember 18, 2009, 6:53 am
Filed under: Articles, The Bereans | Tag: ,

Matthew 11:25-27
(25) At that time Jesus answered and said, “I thank You, Father, Lord of heaven and earth, that You have hidden these things from the wise and prudent and have revealed them to babes. (26) Even so, Father, for so it seemed good in Your sight. (27) All things have been delivered to Me by My Father, and no one knows the Son except the Father. Nor does anyone know the Father except the Son, and the one to whom the Son wills to reveal Him. 

 John 1:14
(14) And the Word became flesh and dwelt among us, and we beheld His glory, the glory as of the only begotten of the Father, full of grace and truth. 

John 1:18
(18) No one has seen God at any time. The only begotten Son, who is in the bosom of the Father, He has declared Him.

John 14:6-10
(6) Jesus said to him, “I am the way, the truth, and the life. No one comes to the Father except through Me. (7) “If you had known Me, you would have known My Father also; and from now on you know Him and have seen Him.” (8) Philip said to Him, “Lord, show us the Father, and it is sufficient for us.” (9) Jesus said to him, “Have I been with you so long, and yet you have not known Me, Philip? He who has seen Me has seen the Father; so how can you say, ‘Show us the Father’? (10) Do you not believe that I am in the Father, and the Father in Me? The words that I speak to you I do not speak on My own authority; but the Father who dwells in Me does the works.

Copyright © 1982 by Thomas Nelson, Inc.

 
Moses asked to see the visible glory of God, and He proclaimed His name verbally. Jesus is saying, “If you want to see the mind and nature of God, if you want to see His attitudes, look at Me.” God reveals Himself and declares His glory to us through the life, works, and words of Jesus of Nazareth as He opens our minds by His Holy Spirit.

Jesus is “the way” because of all mankind, only He, unmarred by sin, has intimate knowledge of God. Knowing God depends on our knowledge of the truth about Jesus. He shows the way we must walk, the direction and manner of living and relating to others. This is precisely the knowledge Jesus gives. Many times when we ask directions in a strange city, the response confuses us because we are unfamiliar with the town. But when we ask directions of Jesus, He says, “Come, follow Me, and I will take you there.”

Some people may teach truth, but He embodies truth; He is “the truth.” A man may teach geometry, and his character may not affect his teaching. But if one teaches moral truth, character is paramount. Keeping the third commandment properly revolves around knowing the truth about God and His way.

Colossians 1:15; 2:9 are among the strongest statements in the Bible about the divine nature of Jesus: “He is the image of the invisible God, the firstborn over all creation. . . . For in Him dwells all the fullness of the Godhead bodily.” He not only is equal to and reflects God, but He also reveals God to us because He is God. He is completely holy and has authority to judge the world.

We can have no clearer view of God than by looking at Christ. He is the full revelation of God to man. He is the complete expression of God in a human body. He is unique: God became a man, imposing upon Himself the same time-space limitations as other men.

He had every opportunity to waste time, get sick, eat gluttonously and become overweight, drink and experience a hangover, “fly off the handle” in anger, or attack others when someone pricked His vanity. He could have become bitter from rejection or depressed when things did not go His way. He could have worked or played with intense competitiveness to “win at all costs.” He had to face death, His own as well as of loved ones. He could have felt “the deck was stacked” against Him.

The gospels show God coping with life on the same terms as men. Now we can really see what kind of character God possesses. Jesus’ life gives us firsthand knowledge of what the true way of life is, allowing us to cooperate with Him in His purpose. Among many other things, we see God teaching, healing, sacrificing His life, correcting in love, guarding His flock, and patiently counseling.
 

John W. Ritenbaugh
From  The Third Commandment (1997)

—————————————————————
Bahasa Indonesia

Matius 11:25-27
11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
11:26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
11:27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.
Yohanes 1:14
1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Yohanes 1:18
1:18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Yohanes 14:6-10
14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
14:8 Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”
14:9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

Musa pernah meminta untuk dapat melihat kemuliaan Tuhan secara kasat mata, dan saat itu Tuhan menyatakan nama-Nya secara verbal. Yesus berkata, “Jika kamu ingin melihat pikiran dan sifat Allah, jika kamu ingin melihat perilaku Allah, pandanglah Aku.” Kepada kita semua, Tuhan menyingkapkan keberadaan-Nya dan menyatakan kemuliaan-Nya melalui hidup, pekerjaan dan perkataan Yesus dari Nazaret dan di saat yang sama Tuhan membuka pikiran kita oleh Roh-Nya yang Kudus.

Yesus adalah “Jalan” karena seluruh umat manusia, hanya Dia yang tidak dirusak oleh dosa, yang memiliki pengetahuan yang mendalam akan Allah. Untuk mengenal Allah, itu semua tergantung pengetahuan kita yang sesungguhnya akan Yesus. Karena Yesus yang menunjukkan jalan yang harus kita lalui, arah jalan dan norma kehidupan dan untuk berhubungan dengan orang lain. Berikut adalah gambaran cara Yesus memberikan pengetahuan kepada kita. Ketika kita berada di kota yang asing bagi kita, sering kali kita haru bertanya akan arah jalan, terkadang jawaban yang kita dapat malah membuat kita lebih bingung karena kita tidak mengenal kota itu. Tapi ketika kita bertanya arah jalan kepada Yesus, Dia menjawab, “Mari, ikutlah Aku, dan Aku akan membawamu ke sana”

Beberapa orang mungkin ada yang mengajar tentang kebenaran, akan tetapi pribadi Yesus adalah kebenaran; Yesus adalah “Kebenaran” itu sendiri. Seseorang mungkin mengajar geometri, dan karakter si pengajar mungkin saja tidak akan mempengaruhi ajarannya. Tapi jika seseorang mengajarkan kebenaran moral, karakternya pasti kualitas tertinggi. Menjaga hukum Taurat ketiga dengan benar akan membuat kita tetap pada orbit pengetahuan yang sebenarnya akan Allah dan jalan-Nya.

Kolose 1:15; 2:9 adalah salah satu ayat  di dalam Alkitab di antara banyak pernyataan kuat lainnya akan sifat ilahi Yesus: “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan. Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan.” Karena Yesus adalah Allah, maka Yesus tidak hanya setara dengan Allah dan mencerminkan Allah, akan tetapi Yesus juga menyingkapkan pribadi Allah kepada kita. Yesus sepenuhnya kudus dan memiliki wewenang untuk menghakimi dunia.

Tidak ada cara lain untuk melihat Tuhan dengan jelas selain memandang kepada Kristus. Dia adalah wahyu Allah yang seutuhnya kepada manusia. Dia adalah wujud Allah yang sempurna dalam tubuh manusia. Dia itu unik: Allah yang menjadi manusia, di saat yang sama sebagai Allah di ruang waktu yang terbatas dengan manusia lainnya.

Yesus memiliki setiap kesempatan yang sama dengan manusia, menyia-nyiakan waktu, menjadi sakit, makan dengan rakus dan menjadi overweight, minum minuman keras dan mengalami hangover, dikuasai amarah atau menyerang orang lain ketika ada orang yang menusuk keagungan diri-Nya. Dia bisa saja menjadi pahit hati karena penolakan atau menjadi depresi ketika sesuatu tidak berjalan seperti yang direncanakan-Nya. Dia bisa saja bekerja atau bermain dengan tingkat persaingan yang ketat untuk dapat memenangkan dengan sgala cara. Dia harus menghadapi kematian, kematian diri-Nya sendiri sebagaimana orang-orang yang dikasihi-Nya. Dia bisa saja sudah merasakan orang-orang berkumpul memusuhi diri-Nya.

Injil menunjukkan Tuhan menjalani hidup dalam kondisi sama seperti manusia lainnya. Barulah sekarang kita dapat melihat karakter seperti apa yang Tuhan miliki. Kehidupan Yesus memberikan pengajaran langsung kepada kita akan jalan hidup yang sesungguhnya, memberikan kita kesempatan untuk bekerja sama dengan-Nya dalam rancangan-Nya. Di antara itu juga, kita melihat Tuhan mengajar, menyembuhkan, mengorbankan nyawa-Nya, menegur dalam kasih, menjaga kumpulan domba-Nya, dan dengan sabar menasihati kita.

 
John W. Ritenbaugh
From  The Third Commandment (1997)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: