Da Words of My Jesus


Ketika Kehidupan Tampak Tak Terkendali | Roma 8:28-30
Desember 18, 2009, 5:45 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

18 Desember 2009, Jumat

Kita semua pernah mengalami saat-saat kehidupan benar-benar terasa tak terkendali. Mungkin saat itu kita tidak bisa bekerja sama dengan orang lain, sehingga tujuan-tujuan kita terhambat. Mungkin kita terjepit oleh tanggung jawab yang begitu besar. Mungkin suatu penyakit mengacaukan rencana kita atau keadaan tak terduga merusak keseimbangan kita. Namun semua ini tidak membuat Allah terkejut. Bapa surgawi yang maha tahu justru akan memakai segala peristiwa kehidupan ini untuk membentuk kita dari luar maupun dari dalam (Mazmur 147:5).

Analogi berikut ini menunjukkan cara kerja Allah. Bayangkan permainan catur antara seorang master dan amatiran. Sang juara itu ingin mengajarkan cara bermain catur kepada pemain amatir itu. Ia tidak pernah memaksa pemain pemula itu mengambil langkah tertentu. Ia hanya membiarkan saja orang itu memutuskan dan mengambil langkah sendiri. Pemain yang belum berpengalaman itu baru mengetahui beberapa strategi sederhana saja, dan masih kurang jeli dalam melihat beberapa langkah ke depan. Ia membuat banyak kesalahan dalam melangkah. Sang juara sudah begitu memahami permainan itu, sehingga ia dapat mengantisipasi setiap gerakan. Dengan demikian ia dapat mengarahkan permainan itu ke akhir yang dikehendakinya.

Bapa ingin mengubah kita menjadi seperti Yesus. Dia tahu kita baru seorang pemula yang bisa membuat pilihan yang baik maupun yang buruk. Namun Dia adalah master dengan pengetahuan dan kemampuan untuk bekerja dalam segala sesuatu, untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Karena itu, kita tak perlu cemas. Tuhan selalu bekerja untuk kebaikan kita.

-Sentuhan Hati-

Roma 8:28-30
8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
8:30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: