Da Words of My Jesus


Pandangan Hidup Realistis | II Timotius 4:6-8
Desember 29, 2009, 5:50 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

29 Desember 2009, Selasa

 Budaya kita berusaha keras untuk menunda kematian. Vitamin, olahraga, diet yang tepat, menjadi hal-hal yang kita upayakan untuk hidup selama mungkin.

 Hal-hal itu tidak buruk! Yang penting adalah motivasinya. Sebagai contoh, dengan mengetahui bahwa tubuh kita adalah bait suci Allah (I Korintus 3:16), kita tentu perlu memperhatikan tempat keberadaan-Nya. Dan karena Dia memiliki pekerjaan-pekerjaan baik untuk kita lakukan (Efesus 2:10), kita perlu menjaga kebugaran agar dapat menyelesaikan tugas-tugas-Nya.

 Namun, memperpanjang hidup karena takut mati bukanlah motivasi yang benar. Karena Yesus sudah mati menggantikan kita, orang yang percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juru Selamat, tidak perlu lagi takut mati. Setelah diselamatkan, kita dijamin mendapat tempat yang pasti dalam kehidupan kekal di hadirat-Nya. Alkitab mengajarkan bahwa ketakutan bukanlah dari Allah (II Timotius 1:7). Rasul Paulus bahkan meyakinkan kita bahwa, kematian fisik sebenarnya bukan hal yang mengerikan, karena kematian itu membawa pulang orang percaya untuk bersama Tuhan selamanya (II Korintus 5:8).

 Allah sudah mengetahui usia hidup setiap orang. Jika demikian, bagaimana kita mempersiapkan kehidupan yang akan datang  itu dengan sebaik-baiknya?  Langkah pertama adalah menerima Yesus sebagai Juru Selamat dengan iman. Selanjutnya, hidup berserah dan berjalan menurut kehendak-Nya. Selain itu, orang percaya harus melawan kecenderungan yang memandang dunia ini sebagai “rumah”. Jika kita terlalu nyaman berada di dunia ini, menemukan rasa aman dan berharga di dalam kesuksesan duniawi, kita tidak akan dapat mempertahankan perspektif kekekalan.

 Bahwa hidup di dunia ini hanya sementara adalah fakta yang tak terbantahkan. Sungguh bodoh jika kita tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi yang tak dapat dihindari. Bagaimana Anda akan hidup dengan sebaik-baiknya, agar Anda siap ketika Allah mengatakan sudah tiba saatnya?

-Sentuhan Hati-

2 Timotius 4:6-8
4:6 Mengenai diriku, darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat.
4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: