Da Words of My Jesus


Sukacita Karena Taat | Lukas 5:1-11
Januari 21, 2010, 2:29 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

21 Januari 2009, Rabu

Satu hari yang biasa berubah menjadi pengalaman rohani bagi Simon Petrus oleh karena ketaatannya. Ia menyetujui dua permintaan yang nampaknya sepele, yang akhirnya memberkati dirinya dan orang lain.

Petrus telah menghabiskan sepanjang malam seperti yang biasa ia lakukan, yaitu menjala ikan, namun ia tidak menangkap apapun. Setelah bekerja tanpa hasil, ia lelah, frustrasi dan siap untuk pulang ke rumah. Akan tetapi, Yesus meminta untuk meminjam perahunya agar Ia bisa berkhotbah kepada orang banyak. Petrus tahu bahwa di sekitarnya ada beberapa perahu lainnya, namun Yesus meminta miliknya. Petrus mengiyakan.

Permintaan Tuhan dapat datang pada saat yang tidak menguntungkan atau pada saat kita tidak mengharapkannya. Mungkin kita tergoda untuk membiarkan orang lain menanggapi, dan berpikir bahwa tidak penting siapa yang akan menjawab panggilanNya. Namun ingatlah bahwa rancangan Tuhan adalah senantiasa untuk kebaikan rohani kita (Yeremia 29:11).

Permintaan Yesus yang kedua ialah menebarkan jala kembali, yang melibatkan mata pencaharian Petrus. Nelayan ini menjawab, “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga” (Lukas 5:5). Ketaatan Petrus membawanya kepada jala yang dipenuhi dengan ikan. Dengan mengatakan ya kepada rancangan Tuhan, Petrus mengalami baik berkat rohani maupun materi, yang kemudian berdampak pada teman-teman kerjanya serta keluarga mereka. Manfaatnya jauh lebih besar daripada segala usaha atau kesusahan apapun.

Menaati Tuhan, bahkan dalam hal yang kita merasa sangat tahu dan cukup berpengalaman untuk mengatasinya sendiri, adalah hal yang harus dilakukan untuk menikmati berkatNya. Apa yang Tuhan minta dari Anda?

-Sentuhan Hati-

Lukas 5:1-11
5:1 Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.
5:2 Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.
5:3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.
5:4 Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.”
5:5 Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”
5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
5:7 Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
5:8 Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.”
5:9 Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;
5:10 demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia.”
5:11 Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: