Da Words of My Jesus


Menemukan Kekuatan Dalam Tuhan | Mazmur 31
April 8, 2010, 10:03 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

08 April 2010, Kamis

Dunia tidak banyak memberi harapan kepada orang yang putus asa, tetapi Allah justru sebaliknya. Kemarin kita melihat bahwa, setelah membentur dasar yang keras, Daud “menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan, Allahnya” (I Samuel 30:6). Meskipun Alkitab tidak secara khusus menjelaskan tentang perubahan yang terjadi setelah Daud menyerah, saya percaya ia tentu menjalani lima langkah proses spiritual ini:

Pertama, Daud bertobat. Pertobatan adalah perubahan pikiran yang mengakibatkan perubahan tindakan. Setelah menghadapi akibat keputusannya yang tidak pantas dilakukan oleh orang saleh, Daud memilih berbalik arah. Kedua, ia mengenang kesetiaan Allah pada masa-masa yang lalu, baik ketika menghadapi kesulitan berat maupun ketika berkat-berkat dicurahkan sebagai buah ketaatan. Ketiga, orang yang tak berdaya itu lalu merenungkan tentang kuasa surgawi. Ia memang lemah secara emosional, spiritual dan fisik, tetapi ia tahu bahwa kekuatan Allah cukup baginya. Daud sudah menuliskan kisah-kisah pengalamannya bersama Allah, sehingga tidak sulit baginya untuk melakukan perenungan ini.

Keempat, Daud mengingat janji-janji Allah. Mazmur-mazmur Daud menunjukkan bahwa ia menghargai jaminan perlindungan, damai sejahtera dan pertolongan dari Allah di masa yang berat. Kelima, ia memutuskan untuk percaya kepada Allah dan tidak menyerah kepada keputusasaan yang mengancam akan menguasainya.

Kepercayaan Daud kepada Tuhan tidak sia-sia. Karena imannya, Allah memberinya kekuatan yang sangat dibutuhkannya.

Jika Anda menyerah kepada Allah pada saat putus asa, Dia akan memberikan yang Anda butuhkan seperti yang terjadi pada Daud. Dia mau menguatkan anak-anak-Nya agar mereka mampu menanggung beratnya situasi yang menekan. Berserahlah kepada-Nya, dan Anda bisa melihat ke belakang dan menandai hari itu sebagai awal pertumbuhan baru iman Anda.

-Sentuhan Hati-

Mazmur 31
31:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (31-2) Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu,
31:2 (31-3) sendengkanlah telinga-Mu kepadaku, bersegeralah melepaskan aku! Jadilah bagiku gunung batu tempat perlindungan, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku!
31:3 (31-4) Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku.
31:4 (31-5) Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.
31:5 (31-6) Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.
31:6 (31-7) Engkau benci kepada orang-orang yang memuja berhala yang sia-sia, tetapi aku percaya kepada TUHAN.
31:7 (31-8) Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setia-Mu, sebab Engkau telah menilik sengsaraku, telah memperhatikan kesesakan jiwaku,
31:8 (31-9) dan tidak menyerahkan aku ke tangan musuh, tetapi menegakkan kakiku di tempat yang lapang.
31:9 (31-10) Kasihanilah aku, ya TUHAN, sebab aku merasa sesak; karena sakit hati mengidaplah mataku, meranalah jiwa dan tubuhku.
31:10 (31-11) Sebab hidupku habis dalam duka dan tahun-tahun umurku dalam keluh kesah; kekuatanku merosot karena sengsaraku, dan tulang-tulangku menjadi lemah.
31:11 (31-12) Di hadapan semua lawanku aku tercela, menakutkan bagi tetangga-tetanggaku, dan menjadi kekejutan bagi kenalan-kenalanku; mereka yang melihat aku di jalan lari dari padaku.
31:12 (31-13) Aku telah hilang dari ingatan seperti orang mati, telah menjadi seperti barang yang pecah.
31:13 (31-14) Sebab aku mendengar banyak orang berbisik-bisik, –ada kegentaran dari segala pihak! –mereka bersama-sama bermufakat mencelakakan aku, mereka bermaksud mencabut nyawaku.
31:14 (31-15) Tetapi aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata: “Engkaulah Allahku!”
31:15 (31-16) Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!
31:16 (31-17) Buatlah wajah-Mu bercahaya atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!
31:17 (31-18) TUHAN, janganlah membiarkan aku mendapat malu, sebab aku berseru kepada-Mu; biarlah orang-orang fasik mendapat malu dan turun ke dunia orang mati dan bungkam.
31:18 (31-19) Biarlah bibir dusta menjadi kelu, yang mencaci maki orang benar dengan kecongkakan dan penghinaan!
31:19 (31-20) Alangkah limpahnya kebaikan-Mu yang telah Kausimpan bagi orang yang takut akan Engkau, yang telah Kaulakukan bagi orang yang berlindung pada-Mu, di hadapan manusia!
31:20 (31-21) Engkau menyembunyikan mereka dalam naungan wajah-Mu terhadap persekongkolan orang-orang; Engkau melindungi mereka dalam pondok terhadap perbantahan lidah.
31:21 (31-22) Terpujilah TUHAN, sebab kasih setia-Nya ditunjukkan-Nya kepadaku dengan ajaib pada waktu kesesakan!
31:22 (31-23) Aku menyangka dalam kebingunganku: “Aku telah terbuang dari hadapan mata-Mu.” Tetapi sesungguhnya Engkau mendengarkan suara permohonanku, ketika aku berteriak kepada-Mu minta tolong.
31:23 (31-24) Kasihilah TUHAN, hai semua orang yang dikasihi-Nya! TUHAN menjaga orang-orang yang setiawan, tetapi orang-orang yang berbuat congkak diganjar-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.
31:24 (31-25) Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada TUHAN!

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: