Da Words of My Jesus


Keintiman Dengan Allah | Roma 8:14-17
April 9, 2010, 10:14 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

09 April 2010, Jumat

Andaikan saya meminta Anda menggambarkan hubungan Anda dengan Allah, apakah Anda akan berkata bahwa Dia seperti seorang sahabat yang kadang-kadang Anda temui untuk minum kopi? Atau, Dia seperti anggota keluarga karib, yang terlibat dalam segala aspek kehidupan Anda sehari-hari? Pada umumnya, keadaan hubungan Anda berada di antara kedua hal itu.

Bagaimana pun kondisi hubungan Anda dengan Tuhan, yakinilah bahwa Dia merindukan relasi yang lebih erat dan bermakna. Allah merindukan hubungan yang intim dan kokoh, sampai-sampai kata persahabatan dan persaudaraan pun tidak dapat menggambarkannya secara utuh. Dia menciptakan kita untuk keintiman.

Manusia adalah satu-satunya makhluk yang diciptakan segambar dengan Allah. Seperti halnya Allah, kita dapat berpikir, membuat pertimbangan, merasa dan membuat pilihan, meskipun tidak sesempurna yang Dia lakukan. Sifat-sifat yang membedakan manusia dari makhluk lain ini memperlengkapi kita untuk berelasi dengan Allah secara unik. Para malaikat yang diciptakan untuk menyembah pun tidak dapat bersekutu dengan Bapa seperti kita.

Yesus menyebut para pengikut-Nya sebagai “sahabat” (Yohanes 15:15), dan Paulus menulis bahwa orang percaya adalah anak-anak Allah (Galatia 4:7).  Relasi ini bukanlah relasi yang jauh dan impersonal! Jika kita menyediakan waktu bersama Tuhan, kita akan bertumbuh sedekat hubungan anak terkasih dengan Bapanya.

Sebagian orang percaya memiliki pemahaman yang keliru, bahwa, untuk berkenan kepada Allah kita harus “melakukan hal-hal yang kristiani”. Padahal cara menyenangkan Bapa adalah dengan “menjadi orang kristiani”. Dia mau kita hidup sedemikian rupa, sampai orang lain melihat Dia sebagai Bapa dan Sahabat kita

-Sentuhan Hati-

Roma 8:14-17
8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: