Da Words of My Jesus


2010.05.16 – Kuasa Roh, Buah Roh Dan Karunia Roh
Mei 16, 2010, 11:15 pm
Filed under: My J Journal | Tag:

Hari ini adalah hari ketiga dari rangkaian doa 10 hari yang diadakan di tempatku beribadah. Dan hari ini merupakan kesempatan pertamaku untuk bisa hadir di dalam ibadah doa 10 hari ini. Stelah hari Jumat yang lalu, aku harus memilih pekerjaanku yang sudah diburu oleh tenggat waktu – dan semalam aku harus menjalankan bagianku untuk melayani adik-adik di sekolah Minggu yang turut merasakan sukacita yang sama akan rangkaian doa 10 hari ini.

Dan sungguh hari ini aku belajar sesuatu, hari ini aku ditegaskan batas antara kuasa, buah dan karunia oleh Sang Roh Kudus. Aku belajar bahwa Kuasa Roh itu ada pada setiap anak Tuhan yang sudah menyerahkan hidupnya untuk turut sepenuhnya mengikut Tuhan dan memiliki persekutuan yang terjaga antara dirinya dengan Bapa di dalam nama Yesus Sang Juru Selamat itu.

Kuasa itu diberikan setelah Yesus naik ke Surga melalui Roh-Nya yang Kudus dan Kuasa Roh itu memampukan kita untuk –salah satunya– mengusir setan, mendoakan untuk kesembuhan dan yang lainnya yang Tuhan kehendaki terjadi melalui kita. Lalu, aku belajar bahwa setiap anak Tuhan yang sudah dibaptis oleh Roh Kudus – mereka akan memiliki buah-buah Roh (Gal 5:22-23) yang ada terus bersama mereka, sepanjang mereka menjaga hidup mereka kudus dan berkenan di hadapan Tuhan. Sepanjang mereka menjaga persekutuan yang kudus dengan Bapa di Surga.

Dan buah-buah Roh inilah yang akan menuntun kita untuk dapat tetap berjalan di jalan-Nya Tuhan, untuk dapat berjalan sesuai rancangan-Nya, untuk dapat mencapai maksud dan tujuan Tuhan yang tentunya adalah baik bagi kita. Contoh yang diambil oleh hamba Tuhan yang kotbah malam ini adalah mengenai tokoh Yusuf dari kitab Kejadian. Aku diajarkan bahwa jika Yusuf tidak memiliki kesabaran, Yusuf akan segera memaki Tuhan – menyalahkan Tuhan atas kejadian yang terjadi padanya, atas ketidak adilan dalam hidupnya dan akhirnya Yusuf tidak dapat menggenapi mimpi mengenai dirinya menjadi seorang penguasa.

Bila Yusuf, tidak memiliki penguasaan diri – Yusuf sudah pasti akan jatuh ke dalam pelukan istri Potifar. Dan sudah pasti Yusuf akan berakhir dengan kepalanya dipenggal karena telah berselingkuh dengan istri pejabat kerajaan Mesir. Jika Yusuf, tidak memiliki kasih, damai sejahtera, sukacita, kebaikan – ia bisa saja berakhir selamanya di dalam penjara karena tidak memperdulikan mimpi dari Juru Roti dan Juru Minum.

Dengan demikian Buah Roh adalah hal yang sangat penting untuk kita pelihara dalam hidup kita dan karena sudah menjadi tugas kita untuk membuahkan hasil dari buah-buah Roh tersebut.

Bagaimanakah kita dapat membuahkan hasil dari buah-buah Roh tersebut?
Dengan berlandaskan buah-buah Roh tersebut, oleh Bapa di Surga dan oleh Roh yang sama yang memberikan kita Kuasa dan Buah Roh diberikanlah kepada kita yang disebut Karunia Roh (1 Kor 12:11). Aku hari ini belajar bahwa Karunia Roh adalah “Alat” dari Tuhan untuk membantu kita mensukseskan rancangan Tuhan. Dan oleh karena itu, kita akan beroleh karunia Roh di saat yang tepat, dan kita tidak dapat memilih karunia yang mana yang ingin kita miliki – karena semua itu tergantung kehendak-Nya.

Kembali ke tokoh Yusuf,
Saat Yusuf bermimpi bahwa ia akan menjadi penguasa, ia baru dapat mengerti mimpi itu setelah dijelaskan oleh ayahnya. Saat itu Yusuf belum memiliki karunia untuk berkata-kata dengan hikmat. Karena butuh hikmat dari Tuhan untuk dapat menterjemahkan mimpi yang datang dari Tuhan.

Barulah ketika Yusuf dalam penjara dan di hadapan Raja Firaun, Yusuf dikaruniakan untuk berkata-kata dengan hikmat, Yusuf diberikan karunia untuk menterjemahkan mimpi dan memprediksikan apa yang akan terjadi selama masa 7 tahun kelimpahan dan 7 tahun kekeringan. Dan Yusuf, yang tidak pernah kuliah jurusan manajemen diberikan karunia Roh lainnya yaitu berkata-kata dengan pengetahuan.

Dengan karunia berkata-kata dengan pengetahuan, Yusuf menjadi mampu untuk merancangkan yang harus dilakukan oleh Raja Firaun (Kej 41:34-37) – agar bangsa Mesir dapat melalui 7 tahun masa kekeringan. Hingga akhirnya Raja Firaun beserta pegawainya, yakni kumpulan orang-orang yang berpendidikan tinggipun menyetujui rancangan Yusuf. Dan oleh karunia-karunia tersebut membuat Raja Firaun mengakui bahwa Yusuf adalah orang yang penuh dengan Roh Allah (Kej 41:38).

Dapat disimpulkan bahwa Karunia Roh itu akan ada pada diri seseorang di saat yang Tuhan kehendaki, dan bukan atas dasar keinginan kita untuk memiliki Karunia tertentu. Dan Karunia itu tidak dapat kita pilih, karena Tuhan pasti akan tidak akan memberikan Karunia dengan sembarangan dan menjadi sia-sia. Tuhan hanya memberikan sebuah Karunia agar rancangan-Nya menjadi sempurna melalui orang yang dipilih-Nya.

Dan kesimpulan lainnya adalah Buah Roh lebih penting untuk dimiliki ketimbang Karunia Roh. Karena jika Karunia itu diberikan, akan tetapi jika kita belum memiliki kesabaran – akhirnya sia-sia saja Karunia itu diberikan kepada kita. Karena Karunia itu akan kita coba untuk pergunakan di saat yang kita inginkan dan bukan di saat yang Tuhan inginkan. Contoh lainnya, misalnya kita diberikan Karunia untuk mengadakan Mujizat – akan tetapi jika kita tidak memiliki kasih — dapatkah kita menyatakan mujizat pada orang yang kita benci?

Bukankah itu sebuah kesia-siaan? Dan kita tahu bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak menyukai kesia-siaan. Jadi, hal tersebut tidak mungkin terjadi. Ia tidak akan pernah memberikan Karunia yang ada pada-Nya dengan sia-sia.

Dan oleh karena itu, hari ini aku belajar untuk mempersiapkan diri ini — agar tubuh, hati dan pikiran yang ada padaku ini untuk dapat didiami oleh Roh Kudus dan berbuah daripadanya. Dan hari ini aku mau berjanji untuk lebih lagi berupaya menjaga Api Roh itu untuk terus menyala di dalamku, agar Api Roh itu dapat menjadi penerang jalanku menuju rumah yang telah Bapa sediakan bagiku.

Tuhan memberkati kita semua.
Amin…

RF


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: