Da Words of My Jesus


Bahaya Uang | I Timotius 6:6-19
Juni 7, 2010, 12:33 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

06 Juni 2010, Minggu

Uang adalah komoditas yang netral. Tetapi, keinginan kuat untuk kaya dapat menjadi penyebab bahaya besar bagi jiwa kita. Allah menciptakan manusia untuk mengasihi Dia, tetapi sejak manusia jatuh ke dalam dosa, manusia menyerahkan hatinya kepada keinginan-keinginan yang lain. Cinta akan uang tidak hanya merampas hak Allah yang seharusnya mendapat kasih kita, tetapi juga mencuri kepuasan, membuka pintu ke berbagai macam pencobaan, dan membuat kita menyimpang dari Pencipta kita.

Jumlah uang yang kita miliki bukanlah sumber persoalannya, karena akarnya terletak di dalam hasrat hati kita. Kita tak pernah merasa cukup, bagaimana pun keadaan ekonomi kita. Daya pikat kekayaan memang menjanjikan kesenangan dan keamanan, tetapi jika kita mencurahkan hidup kita untuk mengejar kekayaan, kita akan menemui ketidakpuasan lagi, yang akhirnya membawa pada kehancuran dan kesedihan.

Markus 4:19 berbicara tentang tipu daya kekayaan. Ingatlah saat Anda membeli sesuatu yang sangat Anda inginkan. Ingatlah kesenangan yang Anda rasakan ketika benda itu masih baru. Apakah Anda masih merasakan kegembiraan itu sampai sekarang, ataukah kesenangan itu makin lama sudah makin hilang? Kepuasan terhadap harta benda cepat berlalu, sehingga, untuk mendapatkannya lagi diperlukan usaha yang lebih dan lebih lagi.

Kesenangan dan keamanan abadi hanya ada di dalam Tuhan . Allah dengan segala kekayaan-Nya memberi kita segala sesuatu untuk dinikmati (I Timotius 6:17). Namun, jika kita membiarkan manfaat yang fana menjadi keinginan utama kita, kita akan kehilangan kepuasan. Carilah Allah melalui Firman dan doa; dengan belajar bersukacita di dalam-Nya, Anda akan menemukan kepuasan kekal bagi jiwa Anda.

-Sentuhan Hati-

1 Timotius 6:6-19
6:6 Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.
6:7 Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.
6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
6:11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.
6:13 Di hadapan Allah yang memberikan hidup kepada segala sesuatu dan di hadapan Kristus Yesus yang telah mengikrarkan ikrar yang benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu:
6:14 Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,
6:15 yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.
6:16 Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.
6:17 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.
6:18 Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi
6:19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: