Da Words of My Jesus


Nama Diatas Segala Nama | Filipi 2:5-11
September 27, 2010, 11:28 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

26 September 2010, Minggu

Memberikan nama kepada seorang anak adalah suatu peristiwa besar bagi suatu keluarga Ibrani. Suatu keluarga akan sangat bersusah payah dalam memilih nama, dan terkadang memilih satu nama yang memiliki makna pribadi bagi orangtuanya. Contohnya, Lea memilih nama ”Yehuda” bagi anak keempatnya, dengan berkata, ”Sekali ini aku akan bersyukur kepada TUHAN” (Kejadian 29:35). Terkadang, ciri kepribadian yang terlihat akan menentukan bagaimana seorang bayi akan dinamai. Kejadian 25:26 menunjukkan bahwa itulah yang terjadi pada Yakub (”seseorang yang mengambil alih dengan paksa”).

Nama yang diberikan saat lahir seringkali menyimpulkan kepada orang lain tentang siapa orang tersebut. Pada masa purbakala, hal ini memang disengaja. Bahkan pada masa kini, orang tanpa sadar menghubung-hubungkan sifat karakter dan pengalaman seseorang dengan namanya. Kita semua berharap bahwa saat orang lain mendengar nama kita dipanggil, mereka akan memiliki pikiran yang baik tentang kita dan bukannya pikiran yang menakutkan.

Maria dan Yusuf memiliki pengalaman yang sangat berbeda dengan orangtua Ibrani lainnya. Bukannya memilih sendiri nama anak mereka, seorang malaikat memberitahu nama bagi anak mereka (Matius 1:21). Bapa surgawi telah memilih nama duniawi Anak-Nya untuk mewakilkan maksud kedatangan-Nya. Suatu hari kelak, nama ”Yesus” akan membuat setiap lutut bertelut dan setiap lidah mengaku bahwa Dialah Tuhan (Filipi 2:10).

Nama ”Yesus” dalam bahasa Ibrani berarti ”keselamatan” atau ”Ia menyelamatkan”. Kristus dipanggil dengan berbagai nama: Tuhan, Immanuel, Guru, Imam Agung. Namun nama yang diberikan kepada-Nya menceritakan kisah-Nya. Ia datang untuk menyelamatkan dunia dari dosa. Tidak mengherankan bila Allah memberikan-Nya nama diatas segala nama!

-Sentuhan Hati-

Filipi 2:5-11
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: