Da Words of My Jesus


Tuhan, Gembala Kita | Yohanes 10:7-15
November 1, 2010, 12:50 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

01 November 2010, Senin

Dalam budaya kuno, orang yang memiliki posisi terendah dalam suatu keluarga diberi tanggungjawab menjaga kawanan ternak. Ia bertanggungjawab menuntun domba-domba ke padang rumput hijau dengan aliran air yang segar, melindungi domba itu dari pemangsa dan menemukan yang hilang ketika domba tersesat. Pekerjaan ini adalah pekerjaan rendah, kerja kasar dan tidak enak. Sang gembala tinggal di antara ternak dan tidur melintang di pintu masuk kandang, menjaga agar dombanya tetap di dalam dan serigala tidak dapat masuk. Sungguh pekerjaan kotor, berbau dan tidak dihargai.

Namun demikian, Kristus di tengah  para pengikut-Nya di dalam budaya yang kental ini berkata ”Akulah gembala yang baik” (Yohanes 10:11, 14). Gereja masa kini melewatkan kedalaman arti dari perkataan-Nya itu. Pandangan tentang Yesus sebagai gembala  sudah karatan tetapi membuat kita tersipu Penguasa alam semesta merendahkan diri-Nya dan mengotorkan tangan-Nya karena bekerja secara langsung dengan umat manusia yang suka memberontak, melakukan apa yang menjadi keinginannya sendiri dan terkadang bebal.

Ingat yang tadi Anda baru baca bahwa menjaga kawanan ternak menuntut sang gembala tidur melintang di pintu masuk kandangnya? Yesus melakukan hal itu – Ia menjadi pintu bagi kita. Ia mengorbankan hidup-Nya demi umat manusia sehingga barangsiapa memilih percaya kepada-Nya dapat masuk kepada pintu Allah (Yohanes 3:16). Dan begitu berada di dalam, apa yang kita perlu disediakan, dicari saat kita tersesat, dan dilindungi dari musuh.

Yesus memandang diri-Nya sebagai Gembala umat manusia. Puji Tuhan karena kita lebih dari sekedar kawanan domba bagi-Nya. Ia  mengetahui segala sesuatu tentang diri kita masing-masing nama, karakter dan cela kita dan mengasihi kita dengan segala ketidaksempurnaan itu. Adakah cara lebih baik untuk membalas kasih-Nya selain daripada mengenal suara-Nya dan ikut kemana pun Ia menuntun?

-Sentuhan Hati-

Yohanes 10:7-15
10:7 Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
10:12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
10:13 Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.
10:14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku
10:15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.

 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: