Da Words of My Jesus


Allah Yang Setia | 1 Korintus 1:9
Oktober 25, 2011, 9:36 pm
Filed under: My J Journal, Verse of the Day | Tag: ,
1 Korintus 1:9
1:9 Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Ternyata,
Setelah sekian lama menjadi pengikut Kristus dan setelah sering mendengar bahwa Tuhan yang kita sembah adalah Allah yang setia, baru kali ini aku menemukan sendiri ayatnya dan Firman yang hidup itu datang pada saat yang tepat. Saat diriku ini di dalam pergumulan, Tuhan seperti hendak berkata kepadaku bahwa “Aku adalah Allah yang setia”.

Ia tahu masalahku, Ia tahu beban dalam pikiranku dan yang lebih penting lagi, aku percaya Ia tahu jalan keluar bagi semua pergumulanku.
Memang, penantian ini terasa berat dan seringkali aku mencoba untuk bertahan, akupun juga sudah tidak sanggup menghitung berapa kali aku jatuh dan bangkit kembali. Aku hanya bisa bersyukur pada-Nya, aku masih diberi kekuatan untuk bertahan.

Malam ini aku diingatkan kembali, bahwa Allah itu setia. Dan aku percaya bahwa itu benar adanya. Karena tanpa Kasih Setianya, mungkin aku sudah menyerah pada pergumulanku, aku mungkin sudah tidak memperdulikan bahwa mengambil nyawaku sendiri itu adalah dosa, aku sudah tak tahu berapa kali aku berdoa kepada-Nya agar Ia membawaku pulang. Tapi, aku masih ada hingga saat ini.

Aku sudah berdosa dan berulang kali mengecewakan diri-Nya, akan tetapi – karena Allah sudah memilihku jadi anak-Nya, karena aku ini sudah ditebus oleh darah Yesus Kristus Juru Selamat manusia. Berulang kali juga aku dibangkitkan, diberi kekuatan untuk bertahan, diingatkan untuk kembali berpaling kepada-Nya, berlutut dalam doa dan ratapan penyesalan. Aku sudah banyak berhutang atas setiap kebaikan yang kuterima daripada-Nya.

Ya, tak dapat lagi kusangkal – sungguh Ia adalah Allah yang setia. Dan sudah Ia buktikan, saat Yesus naik ke kayu salib itu.
Sekarang aku sadar, aku yang telah memilih untuk masuk dalam perjanjian dengan Allah – aku tidak akan pernah dilepaskan-Nya.
Manakala di saat kupikir Ia itu jauh, ternyata Allah masih menjagaku.

Saat kulihat ke belakang, sudah tidak tahu berapa lama Ia dengan setia menjagaku.
Sekarang aku mau, untuk membalas kesetiaan Tuhan dengan setia kepada-Nya sampai akhir hidupku.

Terima kasih Tuhan.
Terima kasih Yesus.
Karena Engkau telah setia menjagaku.


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: