Da Words of My Jesus


Dapatkah Anda Mempercayai Tuhan? | Roma 4:16-21
Oktober 25, 2011, 10:33 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

25 Oktober 2011, Selasa

Sebagaimana kita semua tahu, hidup seringkali menghadapkan kita pada situasi-situasi yang tidak diharapkan atau menyakitkan. Terkadang situasi ini membuat kita merasa takut, kecewa dan putus asa. Akibatnya, kita mungkin bertanya-tanya, apakah Tuhan sungguh dapat dipercaya.

Pada saat-saat menggelisahkan itu, kita dapat bersandar pada kebenaran penting ini: Kasih Tuhan itu sempurna. Renungkanlah I Yohanes 1:5 ini: “Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan.” Dengan kata lain, apa pun yang dilakukan Bapa surgawi adalah benar. Dan jika Dia Allah yang mengasihi, Dia tidak mungkin memperlakukan anak-anak-Nya dengan buruk. Kita bisa yakin bahwa apa pun yang Dia letakkan atau izinkan terjadi dalam hidup kita, pasti baik dan motif-Nya benar-benar murni.

Yesus menunjukkan kasih yang besar ini kepada kita saat Dia mencucurkan darah-Nya di kayu salib – tidak ada ungkapan kasih yang lebih besar daripada kasih yang menyerahkan nyawa bagi orang lain (Yohanes 15:13). Hutang dosa kita hanya dapat dibayar dengan korban yang tak bercacat (Ulangan 17:1). Dan Kristus, Domba yang tak bercacat itu, sudah bersedia mati menggantikan kita agar kita dapat memiliki relasi yang kekal dengan Bapa. Jika Allah sudah memberikan Anak-Nya – pemberian yang paling berharga dan luar biasa – untuk memenuhi kebutuhan kita yang paling dalam, kita pun tentu dapat memercayai Dia dalam seluruh aspek kehidupan kita.

Saat kesulitan datang, ingatlah betapa Tuhan sangat mengasihi Anda. Dia telah membuktikan dengan merelakan Anak-Nya menanggung hukuman dosa kita. Sekalipun situasi menyakitkan, Anda bisa yakin bahwa Anda berada di tangan Bapa surgawi yang penuh perhatian dan kuasa, oleh karena kasih-Nya.

-Sentuhan Hati-

Roma 4:16-21
4:16 Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, —
4:17 seperti ada tertulis: “Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa” –di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.
4:18 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”
4:19 Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
4:20 Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,
4:21 dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: