Da Words of My Jesus


Alasan untuk Percaya | Amsal 3:5-6
Oktober 27, 2011, 10:01 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

26 Oktober 2011, Rabu

Kita sering mendapati, tidak sulit untuk percaya kepada Tuhan pada saat situasi menyenangkan. Tetapi, pada saat-saat sulit, bersandar pada-Nya bisa menjadi tantangan. Namun, seperti itulah tepatnya yang diperintahkan Tuhan kepada Daud: “Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, aku akan meluputkan engkau” (Mazmur 50:15).

Sebagaimana kita lihat kemarin, kita bisa mempercayai Tuhan karena Dia mengasihi kita. Di Alkitab, kita melihat kasih Tuhan ini ditunjukkan dengan jelas melalui karakter Bapa, kematian penebusan Juru Selamat, dan pengangkatan orang percaya sebagai anak Allah.

Alasan lain untuk kita bersandar pada Bapa surgawi adalah hikmat-Nya yang tak terbatas (Roma 11:33). Dia selalu tahu apa yang terbaik bagi kita, dan keputusan-Nya itu sempurna. Kita tidak dapat memahami semua rencana-Nya. Dibandingkan gambaran yang jelas dan lengkap yang dimiliki-Nya atas hidup kita, yang kita lihat hanyalah gambaran realitas yang sangat terbatas. Oleh karena itu, yang Dia pilihkan untuk kita boleh jadi tidak bisa kita pahami pada saat itu.

Kita juga dapat bersandar pada Tuhan karena Dia berdaulat. Dengan kata lain, apa pun yang dipilih-Nya – dengan hikmat dan kasih-Nya, Dia dapat menyempurnakan-Nya. Tidak ada yang dapat menghalangi jalan Tuhan. Dia berkuasa atas segala sesuatu; bahkan Iblis pun harus meminta izin-Nya dulu sebelum bertindak (Ayub 1:9-12).

Kita tentu tidak menyukai penderitaan dan mungkin tergoda untuk bertanya, “Mengapa, Tuhan?” Namun, dengan mengakui bahwa Allah bertindak dengan kasih, bijaksana dan berdaulat, kita bisa mengetahui bahwa Dia mengizinkan situasi itu dan merencanakan yang terbaik bagi kita untuk jangka panjang. Dengan demikian kita dapat mengganti “mengapa?” dengan ucapan syukur dan percaya.

-Sentuhan Hati-

Amsal 3:5-6
3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: