Da Words of My Jesus


Mengatasi Perasaan Bersalah | Yohanes 5:24-26
Oktober 27, 2011, 10:47 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

27 Oktober 2011, Kamis

Orang yang percaya Kristus sering bergumul dengan rasa kecewa dan malu atas segala kesalahan yang mereka perbuat. Sebagian menjadi sangat berduka atas kesalahan yang dilakukan sebelum mereka menerima Yesus sebagai Juru Selamat. Namun, apa yang dikatakan Alkitab tentang rasa bersalah?

Sebelum kita diselamatkan, sifat kedagingan kita membuat kita memberontak kepada Tuhan dan memilih jalan sendiri. Keadaan berdosa ini memisahkan kita dari Tuhan dan menempatkan kita di bawah murka Tuhan (Roma 2:5-8). Semua manusia berdosa di hadapan Tuhan (Roma 3:23). Namun, saat kita percaya kepada Yesus sebagai Juru Selamat, kita disucikan oleh darah-Nya (Imamat 17:11; Ibrani 9:14). Dia mengangkat kita dari status kita sebagai orang berdosa dan terpisah dari Allah menjadi orang yang diampuni dan diterima oleh Bapa. Rasa malu kita sudah disingkirkan, dan kebenaran Kristus telah membenarkan kita (Roma 5:17). Meskipun kita mungkin masih harus menanggung akibat perbuatan, kita tidak lagi bersalah di hadapan Tuhan.

Jika kita membiarkan diri kita terus dikuasai rasa malu atas perbuatan yang lalu-lalu, kita akan menjadi orang yang bimbang, yang terlalu terfokus pada masa lalu. Sebagian dari kita mungkin meragukan kasih Allah dan bertanya, Bagaimana mungkin Dia memperhatikan orang seperti saya? Yang lain mungkin merasa tidak layak menjadi anak-Nya – sehingga mereka menjauhkan diri dari Tuhan. Rasa bersalah dapat membuat kita tertekan, menguras energi kita untuk dapat melakukan tugas sehari-hari, dan menghancurkan semangat kita untuk masa depan.

Kita semua pernah melakukan kesalahan yang kita sesali. Namun, kita memiliki Bapa surgawi yang sudah mengampuni semua dosa kita dan menyingkirkan kesalahan kita melalui Yesus, Putra-Nya. Jika Anda masih dibebani rasa malu, renungkanlah karya-Nya di kayu salib, dan biarkan kebenaran Allah memerdekakan Anda.

-Sentuhan Hati-

Yohanes 5:24-26
5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
5:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
5:26 Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: