Da Words of My Jesus


Membuang Kemarahan | Efesus 4:30-32
Oktober 29, 2011, 6:43 am
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

29 Oktober 2011, Sabtu

Hidup yang benar tidak memberi tempat pada kemarahan, baik yang dilampiaskan maupun yang dipendam. Kemarahan yang mengeras di hati kita akan menjadi kubu pertahanan iblis.

Cara jasmani dalam “mengatasi” kemarahan adalah dengan melampiaskan (amukan kemarahan) atau menekan (pendaman kejengkelan). Keduanya tidak efektif  dalam menyelesaikan masalah atau membuat orang yang sedang marah merasa lebih baik. Cara Tuhan dalam menghadapi emosi berbahaya ini adalah dengan melenyapkan kemarahan dan memerdekakan orang percaya itu. Sebagaimana diperingatkan dalam bacaan hari ini, kita harus membuang “segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah …, demikian pula segala kejahatan” (ayat 31). Namun untuk membuangnya kita perlu mengakui bahwa perasaan itu ada.

Entah kita merasa jengkel pada diri kita sendiri, orang lain atau Allah, kita harus mengakui adanya perasaan itu. Berpura-pura tidak merasa marah atau malah membesar-besarkannya tidak ada gunanya. Jika Anda marah, akuilah dan kemudian kenalilah sumbernya. Mengetahui siapa atau apa pemicu awal kemarahan itu dapat mencegah orang melampiaskan amarah pada yang tidak bersalah.

Beberapa pertanyaan ini bisa menolong kita untuk mengenali sumber kemarahan:

Mengapa saya marah?
Kepada siapa saya marah?
Apa penyebab saya merasa/bertindak begini?
Kapan/di mana saya mulai merasakan hal ini?
Apakah saya sudah lama marah?

Begitu kita mengetahui sumber amarah kita, tibalah saatnya untuk mengampuni, apa pun yang terjadi. Marah dan tidak mengampuni seringkali berjalan bersama, dan menjadi beban berat yang  membuat Anda jatuh. Allah memanggil kita untuk menyingkirkannya dan menggantinya dengan membangun kasih dan kemurahan. Membuang kemarahan berarti melangkah dalam kehendak-Nya dengan langkah ringan.

-Sentuhan Hati-

Efesus 4:30-32
4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: