Da Words of My Jesus


Jalan Pemuridan | Galatia 1:11-17
November 27, 2011, 11:25 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

27 November 2011, Minggu

Setelah mengalami pertobatan, Paulus menghilang di padang gurun selama 3 tahun, waktunya Roh Kudus mengajarkan jalan-jalan Tuhan. Ia muncul kembali, siap untuk menyampaikan kebenaran ilahi.

Tuhan berbicara kepada orang percaya agar mereka memahami kebenaran, hidup seturut dengan kebenaran, dan menyampaikan kebenaran. Langkah-langkah yang sama ini membentuk suatu pemetaan menuju pemuridan. Apa yang terjadi selama Paulus berada di padang gurun bertahun-tahun hanyalah awal dari suatu proses yang berlangsung seumur hidup – Tuhan memperbaharui pikirannya dan mengubahnya segambar dengan rupa Kristus. Bagi sang rasul, perubahan itu dimulai dengan menghubungkan pengetahuannya yang kaya akan hukum taurat dengan pewahyuan bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.

Paulus mengetahui isi taurat seluruhnya, namun kebenaran bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan telah membuatnya memikirkan kembali pondasi yang selama ini dipercayainya. Segala sesuatu yang ia tahu tentang Allah harus dievaluasi kembali dalam terang pengetahuan yang baru didapatnya. Paulus memiliki sejarah dimana ia ingin menyenangkan Tuhan, sehingga tanpa ragu, Roh Kudus melihatnya sebagai murid yang berkehendak kuat. Roh sang rasul harus dibentuk seturut kehendak Bapa. Dan Tuhan terus bekerja atas dirinya jauh setelah Paulus meninggalkan padang gurun dan memulai pelayanannya. Setiap orang yang membaca surat-suratnya menjadi saksi atas karya Tuhan di dalam diri pria yang tunduk kepada-Nya.

Peta pemuridan Tuhan nampak serupa bagi setiap orang percaya. Sebagaimana Paulus, Anda adalah murid Roh Kudus, dan pengetahuan yang Anda peroleh dari Alkitab seharusnya mengubah hidup Anda. Jadilah seperti sang rasul dalam hal ini juga: menjadi orang yang memuridkan dengan membagikan apa yang Anda pelajari dengan orang lain.

-Sentuhan Hati-

Galatia 1:11-17
1:11 Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa Injil yang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.
1:12 Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.
1:13 Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.
1:14 Dan di dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.
1:15 Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya,
1:16 berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia;
1:17 juga aku tidak pergi ke Yerusalem mendapatkan mereka yang telah menjadi rasul sebelum aku, tetapi aku berangkat ke tanah Arab dan dari situ kembali lagi ke Damsyik.

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: