Da Words of My Jesus


Yesus Hidup dan Berkarya | Ibrani 10:10-14
April 12, 2012, 1:49 pm
Filed under: Moment of Peace, Sentuhan Hati | Tag: ,

12 April 2012, Kamis

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa yang sedang dilakukan Yesus sekarang, setelah Dia naik ke surga? Bacaan Alkitab kita menyatakan bahwa, setelah menyerahkan diri-Nya sebagai korban penebus dosa kita, Dia duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Ayat 13 mungkin membuat kita percaya bahwa Dia hanya duduk menunggu sampai saatnya tiba untuk Dia datang kembali dan memerintah di bumi. Padahal, jika kita merenungkan ayat-ayat lain, kita akan segera menyadari bahwa Dia terus bekerja untuk kita.

Pertama-tama, sekalipun Anak tinggal bersama Bapa di surga, Dia juga berdiam di dalam diri setiap orang percaya melalui pribadi Roh Kudus, yang diutus untuk tinggal di dalam dan beserta kita (Yohanes 15:26; Roma 8:9-10). Kristus terus bekerja di dalam diri Anda untuk membentuk karakter Anda dan memampukan Anda untuk taat.

Selanjutnya, Yesus juga hidup untuk menjadi Pengantara orang-orang yang percaya kepada-Nya (Ibrani 7:25). Dia menyampaikan permohonan dan doa-doa kita kepada Bapa.

Lalu, di I Yohanes 2:1-2 kita melihat bahwa Yesus adalah Pembela kita ketika kita berdosa. Dia berdiri di antara Allah yang kudus dan kita, dan membenarkan kita di hadapan-Nya oleh karena pengorbanan-Nya dan iman kita kepada-Nya.

Selain itu, Yesus sedang menyiapkan tempat di surga bagi kita (Yohanes 14:1-3). Dia juga sedang mengatur segala yang diperlukan untuk kedatangan-Nya.

Yesus sibuk di surga melakukan kehendak Bapa. Dan sebagai pengikut-Nya, kita pun patut melakukan hal yang sama. Dia menyelamatkan kita agar kita mencerminkan Dia dalam kita bekerja, bersikap, bertutur dan bertindak. Kita adalah tubuh-Nya , mata-Nya, telinga-Nya, mulut-Nya, kaki-Nya dan tangan-Nya, yang mengarahkan orang lain kepada-Nya.

-Sentuhan Hati-

Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus.                     Selanjutnya setiap imam melakukan tiap-tiap hari pelayanannya dan berulang-ulang mempersembahkan korban yang sama, yang sama sekali tidak dapat menghapuskan dosa.           Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah,          dan sekarang Ia hanya menantikan saatnya, di mana musuh-musuh-Nya akan dijadikan tumpuan kaki-Nya.          Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. (Ibrani 10:10-14 TB)


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: