Da Words of My Jesus


Waktu Untuk Berpuasa
Mei 7, 2015, 2:06 am
Filed under: Articles | Tag: ,

Diambil dari “Authentic Fasting” (Cara Berpuasa Yang Autentik) ditulis oleh James MacDonald dan Walk In The Word Ministries (www.walkintheword.com)

Kapankah waktu yang tepat untuk kita berpuasa? Bukalah kitab Yesaya pasal 58 dan lihatlah jawabannya dalam setiap ayatnya.

1. Ketika terjebak dalam sebuah pola dosa. “Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman . . .” / “Is this not the fast that I choose: to loose the bonds of wickedness . . .” Saya harus berpuasa ketika saya merasa tidak mampu keluar dari pola berbuat dosa. (Yesaya 58:6).

2. Ketika berbeban berat. “dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk” / When there is a heavy burden. “To undo the straps of the yoke, to let the oppressed go free, to break every yoke” (Yesaya 58:6).

3. Ketika musuh menindas. “. . . supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya” / “ . . . to let the oppressed go free” (Yesaya 58:6).

4. Ketika kita ingin berbagi dengan orang lain. “Supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah” / “Is the fast not to share your bread with the hungry and bring the homeless into your house?” (Yesaya 58:7).

5. Ketika kita membutuhkan penguatan. “Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu . . .” / “Then shall your light break forth like the dawn. Your healing shall spring forth speedily and righteousness shall go before you. . . ” (Yesaya 58:8).

6. Ketika membutuhkan jawaban atas doa. “Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan Tuhan akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku!” / “Then you should call, and the LORD will answer; you shall cry . . . and He will say: Here I am . . .” (Yesaya 58:9).

7. Ketika kita perlu introspeksi diri sendiri. “Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah . . .” / “If you take away the yoke from your midst, the pointing finger and the spreading wickedness . . .” (Yesaya 58:9).

8. Ketika kita membutuhkan pengarahan. “Tuhan akan menuntun engkau senantiasa . . .” / “And the LORD will guide you continually. . .” (Yesaya 58:11).

9. Ketika kita membutuhkan restorasi spiritual. “. . . dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.” / “. . . And He will make your bones strong. You will be like a well-watered garden, like a spring of water whose waters do not fail” (Yesaya 58:11).

10. Ketika kita membutuhkan kebangkitan. “Engaku akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan . . .” / “And your ancient ruins will be rebuilt; you shall raise up the foundations of many generations . . .” (Yesaya 58:12). 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: